Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Senator Demokrat sebut Trump tak punya rencana perang Iran, perang tanpa akhir mengintai

 

Repelita Washington DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan pengarahan tertutup selama dua jam dengan Komite Angkatan Bersenjata Senat AS pada Selasa malam waktu setempat.

Dari pengarahan tertutup itu, sejumlah senator dari Partai Demokrat menyebut bahwa pemerintahan Trump tidak memiliki rencana terkait perang dengan Iran.

Ketiadaan pemikiran strategis yang terkoordinasi ini juga terlihat dalam berbagai isu penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Isu-isu tersebut mulai dari Selat Hormuz hingga kemungkinan perubahan rezim di Iran dan program nuklir Republik Islam.

Setelah pengarahan itu, sejumlah senator oposisi keluar secara bergantian untuk mengecam apa yang mereka sebut sebagai tindakan ilegal.

Mereka juga mengkritik kebijakan yang tidak jelas arah serta berbagai kebohongan yang melingkupi perang tersebut.

Salah satu senator dari Maryland, Chris Van Hollen, mengatakan Trump pada dasarnya hanya melakukan apa yang selama 40 tahun diinginkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

"Apa yang kami dengar di balik pintu tertutup pada dasarnya sama dengan yang kita dengar di ruang publik, yaitu ketidakjelasan total. Namun kita tahu, dari Menteri Luar Negeri Rubio, bahwa Netanyahu memutuskan untuk menyerang Iran. Dan sekarang kita berada dalam situasi melakukan apa yang selama 40 tahun diinginkan oleh Perdana Menteri Netanyahu, yaitu menyerang Iran," ujar Van Hollen.

Pernyataan itu merujuk pada pernyataan Marco Rubio pada 2 Maret lalu mengenai dorongan Israel untuk menyerang Iran.

Tak hanya Van Hollen, Senator Massachusetts Elizabeth Warren juga menyampaikan kritik keras terhadap pemerintahan Trump.

Disebutnya bahwa pemerintahan Amerika yang saat ini dipimpin oleh Trump tidak memiliki rencana apapun terkait perang dengan Iran.

"Keadaannya jauh lebih buruk daripada yang kalian bayangkan. Pemerintahan Trump tidak memiliki rencana apa pun terkait Iran. Perang ilegal ini dibangun di atas kebohongan dan diluncurkan tanpa adanya ancaman langsung terhadap negara kita. Trump bahkan belum memberikan satu alasan yang jelas mengenai perang ini dan juga tidak memiliki rencana untuk mengakhirinya," kata dia.

Para senator yang berbicara setelah pengarahan tersebut sama-sama mengecam tidak adanya rencana maupun tujuan yang jelas.

Hal ini terjadi dalam berbagai aspek perang terhadap Iran yang sedang berlangsung.

Van Hollen dan Chris Murphy, senator dari Connecticut, mengatakan bahwa dalam pengarahan itu mereka diberi tahu tujuan pemerintahan Amerika bukan untuk menghancurkan program nuklir Iran maupun mengganti rezim yang berkuasa.

"Jadi mereka akan menghabiskan ratusan miliar dolar uang pajak rakyat, membuat banyak warga Amerika terbunuh, dan pada akhirnya rezim garis keras bahkan mungkin yang lebih anti-Amerika tetap akan berkuasa," kata Murphy.

Van Hollen menguatkan pernyataan tersebut dengan merujuk pada laporan publik mengenai penilaian CIA tentang apa yang akan terjadi jika kepemimpinan Iran disingkirkan.

Menurut penilaian itu, jika kepemimpinan Iran disingkirkan kemungkinan besar justru akan muncul kelompok yang lebih radikal.

Murphy mengatakan tujuan perang ini tampaknya hanya sebatas menghancurkan banyak rudal, kapal, dan pabrik drone milik Iran.

Ketika ditanya apa yang akan terjadi jika Iran kembali memproduksi hal-hal tersebut, Murphy mengatakan para pejabat Amerika memberi isyarat akan ada pengeboman lagi.

Hal itu pada akhirnya berarti perang tanpa akhir yang terus berlanjut.

"Dan soal Selat Hormuz, mereka sama sekali TIDAK PUNYA RENCANA. Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana Iran dapat mengganggu jalur pelayaran di selat itu, tetapi intinya saat ini mereka tidak tahu bagaimana cara membukanya kembali dengan aman," tulis Murphy di platform X.

Menurut Murphy, hal ini tidak bisa dimaafkan karena bagian dari bencana ini sebenarnya 100 persen sudah bisa diperkirakan sebelumnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved