Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Jusuf Kalla Minta Keikutsertaan Indonesia di BOP Diukur dari Bukti Nyata Perdamaian dan Pengakuan Negara Palestina

 

Repelita Jakarta - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menekankan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau BOP harus dievaluasi berdasarkan dampak nyata terhadap upaya menciptakan perdamaian khususnya bagi rakyat Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan Jusuf Kalla kepada para wartawan setelah menghadiri diskusi tokoh lintas generasi di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu 7 Maret 2026.

Menurutnya dukungan terhadap kebijakan semacam itu tidak boleh bersifat seremonial semata melainkan harus benar-benar berkontribusi pada terciptanya kedamaian yang berkelanjutan.

Jusuf Kalla menilai langkah apa pun hanya layak didukung jika mampu membawa perubahan positif di lapangan termasuk melalui pengakuan negara Palestina sebagai bagian integral dari solusi damai.

Ya kita lihat dulu apa yang dilakukan beberapa bulan akan datang kalau BOP itu bisa membuat kedamaian di Palestina contohnya oke kita dukung katanya.

Parameter utama yang harus diperhatikan adalah kemampuan kebijakan tersebut dalam mengurangi intensitas konflik serta membuka jalan bagi penyelesaian yang adil dan permanen.

Jusuf Kalla juga menyoroti peran penting negara-negara Islam dalam mendorong solusi damai di Palestina meskipun sering kali terhambat oleh dinamika politik global.

Ia menyebut pengaruh kekuatan besar termasuk penggunaan hak veto oleh Amerika Serikat di forum internasional menjadi salah satu penghalang utama bagi langkah konkret.

Meski menghadapi kendala tersebut negara-negara Islam tetap diharapkan memainkan peran aktif guna mewujudkan perdamaian yang substantif.

Salah satu elemen kunci yang ditekankan Jusuf Kalla adalah pengakuan terhadap negara Palestina sebagai prasyarat penting dalam kerangka solusi dua negara.

Ia mengingatkan agar dukungan terhadap inisiatif internasional tidak sekadar mengikuti arus politik global atau menjadi simbol belaka tanpa bukti hasil.

Jangan hanya menjadi lambang atau pengikut saja kita lihat buktinya seperti ini bicara kedamaian yang tidak diperangi ujar Jusuf Kalla.

Menurutnya jika kebijakan hanya berpihak pada satu sisi tanpa mengakui hak Palestina maka upaya tersebut tidak memiliki makna perdamaian yang sesungguhnya.

Cara mendamaikannya adalah dengan memberikan pengakuan kepada Palestina kalau tidak hanya mendukung Israel buat apa kata Jusuf Kalla.

Ia menegaskan bahwa pengakuan negara Palestina merupakan ujian nyata bagi komitmen perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved