Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran Luncurkan Gelombang Balasan ke-30: Rudal Next-Gen Hantam Tel Aviv dan Pangkalan AS di Timur Tengah

 Edit visual Iran conflict

Repelita Jakarta - Korps Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan gelombang balasan ke-30 yang menargetkan sejumlah kota di Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Serangan tersebut merupakan kelanjutan pembalasan atas agresi gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan lebih dari seribu warga Teheran.

Gelombang ke-30 dan ke-29 diluncurkan menggunakan rudal-rudal generasi baru dengan kode operasi Ali Wali Allah serta Ya Ali bin Abi Thalib.

Peluncuran gelombang ke-30 dilakukan pada malam ke-19 bulan Ramadan.

IRGC menyatakan rudal Khorramshahr Emad Kader hingga Kheibar Shekan berhasil menghantam target militer Amerika Serikat serta kota-kota di Israel.

Rudal-rudal tersebut memanfaatkan penurunan efisiensi sistem pertahanan Amerika Serikat dan Israel.

Rudal dengan hulu ledak tujuh ratus kilogram hingga satu ton memiliki jangkauan sekitar seribu empat ratus lima puluh kilometer serta kemampuan manuver tinggi.

IRGC memastikan peluncuran ini bagian dari Operasi True Promise 4 atau Janji Sejati 4 yang memanfaatkan rudal berhulu ledak majemuk mencapai sepuluh hingga dua puluh hulu ledak.

Rudal Kheibar Shekan generasi awal dari rudal Fattah-1 mencatat tingkat keberhasilan tertinggi selama gelombang balasan sebelumnya.

Tel Aviv mengalami pemadaman listrik gelap gulita akibat serangan balasan Iran.

Sirene berbunyi di berbagai wilayah pendudukan Zionis seperti Tel Aviv Ashdod Rishon LeZion serta Petah Tikva.

Dalam gelombang ke-29 sedikitnya enam belas titik di Tel Aviv terkena hantaman dan mencapai target militer Zionis.

Markas pusat militer Zionis ditempatkan di tengah kota Tel Aviv yang kerap dikritik oleh para pemukim Zionis sendiri.

Akibat serangan IRGC sejumlah pemukim Zionis melarikan diri melalui Bandara David Ben-Gurion menuju negara asal masing-masing.

Para pemukim tersebut berasal dari berbagai negara termasuk Amerika Serikat serta sejumlah negara Eropa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved