Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dua Warga Asing Tewas di Al-Kharj Saudi Akibat Proyektil Iran Sasar Pangkalan AS dalam Serangan Balasan Minggu Kedua Konflik

 Gabungan visual geopolitik dan kota

Repelita Riyadh - Setidaknya dua orang warga negara asing tewas dan belasan lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah proyektil militer menghantam kawasan perumahan di kota Al-Kharj Arab Saudi pada akhir pekan ini.

Pertahanan sipil Saudi melaporkan melalui unggahan di platform X pada hari Minggu bahwa proyektil tersebut jatuh di wilayah pemukiman dan menewaskan satu warga India serta satu warga Bangladesh sementara 12 orang terluka akibat insiden itu.

Korps Garda Revolusi Islam Iran sebelumnya menyatakan telah melancarkan serangan terhadap sistem radar di provinsi Al-Kharj yang menjadi lokasi Pangkalan Udara Pangeran Sultan tempat pasukan Amerika Serikat ditempatkan dan telah menjadi sasaran berulang selama konflik berlangsung.

Proyektil itu mendarat di kompleks perumahan milik perusahaan jasa pemeliharaan dan kebersihan sehingga situasi di kawasan Teluk semakin rentan dan mengancam keselamatan penduduk sipil.

Lebih dari dua ratus kewarganegaraan berbeda tinggal dan bekerja di berbagai negara Teluk sehingga serangan semacam ini berpotensi membahayakan banyak pekerja migran dan warga sipil.

Kementerian Pertahanan Saudi mengumumkan berhasil mengintersep lima belas drone pada hari yang sama termasuk upaya penyerangan ke wilayah diplomatik di ibu kota Riyadh.

Kuwait melaporkan serangan menghantam tangki penyimpanan bahan bakar di bandara internasionalnya sedangkan Bahrain mencatat kerusakan pada fasilitas pabrik desalinasi air akibat serangan serupa.

Insiden hari Minggu itu terjadi menyusul serangan udara Israel yang menghantam lima instalasi minyak di sekitar Teheran sehingga menewaskan beberapa personel dan menimbulkan asap tebal yang menyelimuti ibu kota Iran.

Juru bicara IRGC menyatakan Iran akan terus membalas jika serangan terhadap infrastruktur energi tidak dihentikan dan menantang bahwa pihak lawan harus siap menghadapi harga minyak melebihi 200 dolar AS per barel.

Pada hari kesembilan konflik Garda Revolusi Iran mengklaim memiliki cadangan senjata yang memadai untuk mempertahankan serangan drone dan rudal di seluruh kawasan Timur Tengah selama enam bulan ke depan.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menyebut tindakan Iran menyerang negara-negara anggota sebagai langkah ceroboh dan mendesak Teheran segera menghentikan apa yang disebutnya kesalahan strategis besar.

Kementerian Kesehatan Iran melaporkan korban sipil mencapai setidaknya 1.200 orang tewas dan sekitar 10.000 terluka sejak dimulainya serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved