
Repelita Teheran - Timnas sepak bola Iran resmi mundur dari turnamen Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Iran menarik diri dari turnamen empat tahunan itu karena negaranya tengah berperang dengan Amerika Serikat yang memicu ketegangan diplomatik.
Kabar mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 ramai beredar di sejumlah platform media sosial dan menjadi perbincangan hangat.
Di X (dulunya Twitter), penolakan Iran untuk bermain di Piala Dunia 2026 disiarkan secara luas oleh akun-akun besar.
Salah satunya adalah akun X @InstantFoot yang memiliki total lebih dari dua juta pengikut.
Akun media dan berita itu memposting pernyataan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali, terkait keputusan mundur tersebut.
Instant Foot menyadur postingan dari sport.es di X @sport dengan caption ULTIMA HORA Iran no jugara el Mundial.
"L'IRAN NE PARTICIPERA PAS A LA COUPE DU MONDE 2026 (IRAN TIDAK AKAN BERPARTISIPASI DALAM PIALA DUNIA 2026)," tulis X @InstantFoot pada Rabu, 11 Maret 2026.
Informasi itu disampaikan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Doyanmali, pada hari Rabu dalam konferensi pers.
"Mengingat pemerintah korup ini (Amerika Serikat) telah membunuh pemimpin kami, tidak ada syarat bagi partisipasi kami di Piala Dunia," katanya.
"Kami telah menderita dua perang dalam delapan atau sembilan bulan, dan beberapa ribu warga negara kami telah tewas. Oleh karena itu, tidak mungkin bagi kami untuk berpartisipasi dalam konflik seperti itu," tambah Doyanmali.
Sebelumnya pada Rabu siang, FIFA memposting hasil pertemuan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Donald J. Trump yang membahas persiapan Piala Dunia 2026.
"Malam ini, saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump untuk membahas status persiapan Piala Dunia FIFA mendatang, dan antusiasme yang semakin meningkat karena kita akan segera memulai dalam waktu 93 hari," kata Infantino dilansir dari X @fifamedia.
Infantino dan Trump juga membahas tentang situasi terkini di Iran mengingat bahwa tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026.
"Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran, tentu saja, dipersilakan untuk berkompetisi dalam turnamen di Amerika Serikat," ungkap Infantino.
"Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya, dan saya dengan tulus berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat atas dukungannya, karena ini sekali lagi menunjukkan bahwa Sepak Bola Menyatukan Dunia," sambungnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

