Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ahmad Khozinudin: Bergabungnya Indonesia ke BoP Tunjukkan Sikap Pro Amerika dan Israel

 

Repelita Jakarta - Advokat sekaligus aktivis Ahmad Khozinudin kembali menyampaikan kritik tajam terhadap keterlibatan pemerintah Indonesia dalam Board of Peace yang dianggapnya menunjukkan keberpihakan kepada Amerika Serikat dan Israel serta bertentangan dengan amanat konstitusi negara.

Kritik tersebut muncul sebagai respons atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesiapan menarik Indonesia dari BoP jika lembaga tersebut tidak sejalan dengan kepentingan mendukung kemerdekaan Palestina.

Sekretaris Majelis Syura DPP Front Pembela Islam Hanif Alatas mengungkapkan bahwa Prabowo membuka kemungkinan keluar dari BoP jika organisasi yang disebut sebagai dewan besutan Donald Trump itu tidak membantu perjuangan Palestina.

Pernyataan itu disampaikan Hanif setelah menghadiri undangan buka puasa bersama Presiden Prabowo di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis 5 Maret 2026 malam.

Ahmad Khozinudin menilai langkah tersebut tidak tepat dan justru mencerminkan inkonsistensi pemerintah dalam menjalankan kebijakan luar negeri.

Ia juga mengkritik upaya Presiden Prabowo yang mengundang sejumlah tokoh agama termasuk Buya Yahya dari Cirebon ke Istana untuk membangun citra positif di mata publik.

Menurut Ahmad tugas seorang presiden sebenarnya sudah jelas diatur dalam konstitusi sehingga tidak perlu mencari legitimasi tambahan melalui pertemuan semacam itu.

Sebenarnya tugas Presiden itu sederhana taati konstitusi Presiden sudah diberikan jobdes oleh konstitusi dalam mengemban tugas dan amanat rakyat ujar Ahmad kepada fajar.co.id pada Minggu 8 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa kritik masyarakat muncul ketika kebijakan presiden dinilai menyimpang dari amanat konstitusi.

Ahmad menyoroti sejumlah kebijakan yang dianggapnya bermasalah mulai dari keterlibatan dalam BoP perjanjian dagang resiprokal dengan Amerika Serikat hingga pengiriman TNI ke Gaza.

Kebijakan Presiden terkait BoP perjanjian dagang resiprokal dengan Amerika hingga mengirim TNI ke Gaza adalah deretan kebijakan yang menentang konstitusi tegasnya.

Ia juga mengkritik logika pernyataan bahwa Indonesia akan keluar dari BoP hanya jika lembaga itu tidak membantu kemerdekaan Palestina.

Agar tidak dikritik rakyat dan amanah konstitusi dapat dijalankan semestinya Prabowo tinggal taati konstitusi dan keluar dari BoP bukan malah membangun argumentasi halu dengan menyatakan akan keluar dari BoP jika tak dapat membantu kemerdekaan Palestina tambah Ahmad.

Untuk menggambarkan pandangannya Ahmad menggunakan analogi sederhana tentang orang yang masuk ke toilet lalu menyatakan akan keluar jika tidak bisa bersuci.

Analoginya seperti orang yang masuk ke toilet dengan menyatakan kalau saya tak bisa bersuci dan menghilangkan hadas saya akan keluar dari toilet imbuhnya.

Padahal sudah jelas untuk bersuci bukan ke toilet melainkan ke tempat wudhu sambung dia.

Untuk bersuci jika tujuannya ikhlas untuk bersuci maka orang yang sudah terlanjur di toilet segera keluar dari toilet dan bergegas menuju tempat wudhu bukan malah asyik ngobrol sambil merokok di toilet bebernya.

Menurut Ahmad bergabungnya Indonesia dengan BoP tidak akan memberikan manfaat bagi perjuangan Palestina melainkan justru memperkuat dominasi Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.

Gabung BoP sudah jelas tidak akan membantu Palestina bahkan makin mengokohkan penjajahan zionis Israel yang didukung Amerika terangnya.

Ia menilai Indonesia hanya dimanfaatkan oleh Amerika Serikat untuk memperkuat pengaruhnya di kawasan tersebut.

Indonesia dijadikan budak Amerika oleh Trump untuk mengokohkan dominasi Amerika di Timur Tengah sekaligus mengokohkan penjajahan zionis atas Palestina jelasnya.

Ahmad juga mengingatkan para ulama agar menjaga jarak dengan kekuasaan supaya tetap independen dalam menyampaikan kritik dan nasihat.

Jika Prabowo taat konstitusi dan ingin jabatannya tidak menjadi beban segera keluar dari BoP para Ulama juga jangan mau jadi tukang cebok Prabowo dengan sibuk membela kebijakan Prabowo timpalnya.

Ulama itu harus menjaga jarak dengan penguasa jangan mendatangi pintu kekuasaan dan menjadi kacung penguasa lanjut Ahmad.

Ia menyerukan agar pemerintah segera mengambil langkah tegas dengan keluar dari BoP membatalkan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat serta menarik TNI dari Gaza.

Semestinya Indonesia segera keluar dari BoP membatalkan perjanjian dagang dengan Amerika dan menarik TNI dari Gaza Prabowo fokus melayani rakyat jangan malah sibuk melayani Trump dan zionis Israel kuncinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved