Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo Diminta Tinggalkan Gibran di Pilpres 2029, Pengamat: Periode Kedua Petahana Biasanya Gandeng Ekonom

 Prabowo diminta tak ikut bersama Gibran di Pilpres 2029 nanti. (Sekretariat Presiden)

Repelita Jakarta - Presiden petahana Prabowo Subianto disarankan untuk tidak lagi menggandeng Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan calon wakil presiden pada Pemilihan Umum 2029, melainkan memilih sosok ekonom atau profesor bidang ekonomi demi mengawal keberlanjutan pemerintahan periode kedua.

Pengamat Politik Citra Institute Efriza menuturkan bahwa Prabowo memiliki fondasi politik yang kokoh dengan Partai Gerindra sebagai kendaraan utama ditambah dukungan mayoritas partai parlemen untuk kembali berkompetisi dalam kontestasi nasional mendatang.

"Gerindra pastinya percaya diri Prabowo akan kembali memimpin untuk periode kedua, sehingga ia bisa dengan bebas memilih siapapun pasangan calonnya," ujarnya pada Rabu (11/2/2026).

Menurut Efriza, kekuatan elektoral yang mapan tidak seharusnya menjadi alasan untuk mempertahankan formula lama karena dinamika pencalonan presiden petahana menunjukkan pola berbeda dibandingkan periode pertama kepemimpinan.

Magister Ilmu Politik Universitas Nasional itu secara spesifik mempelajari tren bahwa presiden dan wakil presiden petahana kerap pecah kongsi dan tidak maju bersama dalam pemilihan periode kedua.

"Menuju periode kedua, jika pelajari dinamika presiden petahana, bahwa presiden dan wakil presiden akan pecah kongsi tidak akan maju bersama," urainya.

Ia mencontohkan kecenderungan sejarah politik di mana presiden petahana lebih memilih figur baru yang memiliki kapabilitas teknis di bidang perekonomian ketimbang mempertahankan wakilnya yang telah mendampingi selama lima tahun.

"Melihat periode kedua petahana presiden, yang diajukan adalah sosok ekonom, memungkinkan kecenderungan itu terjadi sehingga untuk apa mendukung Gibran," kata Efriza mempertanyakan relevansi duet Prabowo-Gibran untuk kontestasi 2029.

Menurutnya, tantangan pemerintahan periode kedua akan lebih banyak bersinggungan dengan persoalan fundamental ekonomi yang membutuhkan penanganan teknokratis berbasis keilmuan mumpuni.

Oleh karena itu, Efriza menilai langkah strategis bagi Prabowo adalah mulai memetakan figur-figur ekonom terbaik bangsa yang memiliki kapasitas dan kredibilitas untuk mendampinginya dalam memimpin Indonesia lima tahun ke depan.

Saran ini sekaligus menjadi sinyal bahwa dukungan terhadap keberlanjutan kepemimpinan Prabowo tidak serta-merta berarti dukungan terhadap status quo yang mempertahankan seluruh elemen kabinet sebelumnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved