Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] GEGER Jokowi-Sri Mulyani Masuk Epstein Files: Nama Presiden dan Menkeu Picu Spekulasi Jaringan Global

 Mengapa Nama Pejabat dan Pengusaha Indonesia Ada dalam Epstein Files? Dari  Jokowi hingga Sri Mulyani - Tribunbengkulu.com

Repelita Jakarta - Nama Presiden Joko Widodo serta mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjadi topik hangat di masyarakat setelah disebut dalam kumpulan dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files.

Epstein Files merupakan arsip luas hasil penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein yang melibatkan tuduhan perdagangan seks anak serta dugaan jaringan elite global.

Dokumen-dokumen tersebut mencakup jutaan halaman berupa catatan hukum laporan keuangan serta arsip dari berbagai institusi internasional.

Kemunculan nama tokoh Indonesia termasuk Jokowi dan Sri Mulyani memicu spekulasi luas meski konteksnya tidak menunjukkan keterlibatan pribadi dengan Epstein.

Penyebutan nama Jokowi terdapat dalam dokumen analisis pasar JP Morgan Global Asset Allocation bertanggal 25 Juli 2014.

Dokumen itu membahas kondisi ekonomi negara berkembang termasuk Indonesia pasca kemenangan Pilpres 2014 Jokowi.

Nama Jokowi muncul sebagai bagian dari proyeksi investor terhadap stabilitas politik serta potensi pertumbuhan pasar saham tanpa ada indikasi hubungan langsung dengan Epstein.

Sementara nama Sri Mulyani berasal dari arsip resmi World Bank Group pada Juni 2014 saat ia menjabat Managing Director dan Chief Operating Officer.

Arsip tersebut membahas inisiatif reformasi internal seperti peluncuran President’s Delivery Unit untuk meningkatkan akuntabilitas lembaga.

Penyebutan Sri Mulyani sepenuhnya bersifat profesional terkait tugas institusionalnya di World Bank bukan korespondensi pribadi Epstein.

Arsip World Bank masuk ke dalam Epstein Files karena termasuk dokumen lembaga yang disita selama investigasi bukan karena kaitan kriminal.

Secara keseluruhan kehadiran nama Jokowi dan Sri Mulyani hanya mencerminkan peran mereka dalam konteks ekonomi global serta lembaga internasional tanpa bukti keterlibatan dalam skandal Epstein.

Isu ini ramai dibahas di media sosial sejak awal Februari 2026 setelah rilis dokumen baru oleh otoritas Amerika Serikat.

Beberapa sumber menyebut kata kunci Indonesia muncul ratusan kali dalam katalog arsip meski mayoritas bersifat kliping berita atau laporan umum.

Para pengamat menekankan pentingnya memahami konteks penuh agar tidak muncul spekulasi berlebihan terkait nama-nama yang tercantum.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved