Repelita Jakarta - Umat Islam di Indonesia dan berbagai belahan dunia akan segera memasuki bulan Ramadan dengan Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa pada Rabu delapan belas Februari dua ribu dua puluh enam sehingga malam ini sudah dapat melaksanakan salat tarawih.
Pemerintah kemungkinan besar akan menetapkan satu Ramadan tahun ini jatuh pada Kamis sembilan belas Februari dua ribu dua puluh enam sehingga terdapat potensi perbedaan satu hari dalam penetapan awal bulan puasa.
Perbedaan tersebut diharapkan tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat dan dapat disikapi dengan penuh kearifan serta saling menghormati antar sesama umat.
Sebagian pihak justru menyuarakan kekhawatiran bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto berpotensi menciptakan perdebatan sengit dan pro kontra yang cukup keras selama bulan suci.
Oleh karena itu muncul harapan agar Presiden Prabowo tidak menyampaikan pidato selama periode Ramadan guna menjaga ketenangan serta kekhusyukan ibadah puasa umat Islam.
Ungkapan tersebut tercermin dalam postingan Ahmad Tsauri di Facebook yang menyatakan Biar rakyat tenang puasa berharap Prabowolibur pidato dan mendapat ribuan suka dari pengguna media sosial.
Postingan Ahmad Tsauri tersebut dipublikasikan tujuh belas jam sebelumnya dan menjadi salah satu sorotan di kalangan netizen yang setuju dengan pandangan tersebut.
Beberapa netizen menyatakan persetujuan dengan ungkapan serupa sehingga menambah dukungan terhadap harapan agar suasana Ramadan tetap damai tanpa gangguan dari pidato politik.
Harapan ini muncul di tengah antisipasi masyarakat agar bulan puasa dapat dijalani dengan fokus ibadah tanpa distraksi yang berpotensi memicu ketegangan sosial.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

