Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Siswa MIN 2 Bengkulu Utara Meninggal Diduga Keracunan Makanan MBG, Pegiat Medsos Desak Evaluasi Total Program

 Jhon Sitorus Arsip - Rilpolitik

Repelita Bengkulu - Duka mendalam menyelimuti komunitas pendidikan di Bengkulu Utara menyusul meninggalnya seorang siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Ketahun yang diduga mengalami keracunan makanan dari program MBG.

Kabar duka tersebut memicu gelombang reaksi publik yang luas terutama di berbagai platform media sosial seiring beredarnya informasi terkait dugaan penyebab kematian siswa tersebut.

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyampaikan belasungkawa mendalam atas kejadian tragis ini sekaligus menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.

“Turut berduka cita atas meninggalnya siswa MIN 2 Ketahun Bengkulu Utara yang meninggal dunia diduga akibat keracunan MBG,” ujar Jhon.

Ia menekankan bahwa kasus ini patut mendapat perhatian serius mengingat sebelumnya telah ada laporan sejumlah besar korban keracunan terkait program yang sama.

“Sebaiknya MBG dievaluasi total. Korban keracunan sudah puluhan ribu, apalagi kalo sampai berita ini benar,” tegasnya.

Jhon juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan peserta didik sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan pendidikan termasuk penyediaan makanan bergizi di sekolah.

“Jangan sampai terjadi Pembunuhan Massal,” tandasnya.

Isu ini semakin menguat setelah informasi awal menyebar melalui grup WhatsApp wali murid kelas 1B MIN 2 BU pada Sabtu 28 Februari 2026 di mana orang tua diimbau tidak memberikan paket MBG yang belum dikonsumsi kepada anak-anak mereka.

Pesan tersebut muncul setelah seorang siswa mengalami gangguan kesehatan pasca mengonsumsi menu berupa roti burger pisang dan kacang yang diduga menjadi pemicu masalah kesehatan.

Foto siswa yang sedang mendapat perawatan medis pun beredar luas dan menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan orang tua siswa lainnya.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali mengonfirmasi kebenaran kabar meninggalnya siswa tersebut dan menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Sebelumnya polisi mencatat hanya satu siswa yang dilaporkan mengalami gejala sakit dari penerima MBG namun penyelidikan diperluas setelah munculnya kabar duka ini.

Petugas telah mengamankan sampel makanan untuk pengujian laboratorium serta meminta keterangan dari pihak sekolah penyedia katering dan tenaga medis yang menangani korban.

Hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi mengenai dugaan keracunan massal sehingga masyarakat diminta menahan diri dari spekulasi dan menunggu pengumuman hasil uji laboratorium secara resmi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved