Repelita Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tetap terjaga dan tidak mengalami pengurangan meskipun pemerintah melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis.
Purbaya menjelaskan bahwa program MBG telah dialokasikan dana khusus tersendiri sehingga tidak mengganggu belanja rutin maupun program strategis di bidang pendidikan.
Anggaran pendidikan tetap aman.
Pemerintah terus berkomitmen memenuhi amanat undang-undang dengan mengalokasikan dua puluh persen dari total APBN untuk sektor pendidikan.
Anggaran MBG cuma beli makanan saja gitu tapi bukan dimasukkan ke pendidikan atau pendidikan dipotong.
Purbaya menyampaikan penjelasan tersebut kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan Jakarta pada Jumat enam Maret dua ribu dua puluh enam.
Sebelumnya pemerintah bersama DPR dan Badan Anggaran DPR telah menyepakati pagu pendidikan tahun dua ribu dua puluh enam tanpa ada pemotongan akibat program MBG.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memastikan seluruh program pendidikan strategis seperti Kartu Indonesia Pintar serta Program Indonesia Pintar tetap berjalan dengan penguatan akses melalui Sekolah Rakyat dan renovasi sekitar enam belas ribu sekolah pada tahun dua ribu dua puluh lima dengan anggaran tujuh belas triliun rupiah.
Pemerintah juga menaikkan insentif guru menjadi empat ratus ribu rupiah serta tunjangan guru non-ASN dari satu juta lima ratus ribu rupiah menjadi dua juta rupiah pada tahun dua ribu dua puluh lima sebagai bagian penguatan sektor pendidikan.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyatakan anggaran pendidikan tahun dua ribu dua puluh enam mencapai tujuh ratus enam puluh sembilan koma delapan triliun rupiah di mana terdapat komponen dua ratus dua puluh tiga koma lima triliun rupiah untuk Badan Gizi Nasional mengelola Program MBG.
Ia menegaskan MBG justru menjadi bagian integral dari sistem pendidikan karena gizi merupakan fondasi utama bagi proses belajar siswa.
Berbagai program pendidikan lain tidak mengalami pengurangan bahkan beberapa di antaranya mengalami peningkatan seperti tunjangan guru serta bantuan pendidikan.
Hariqo juga meluruskan informasi yang beredar mengenai sekolah terbengkalai akibat MBG dengan menegaskan bahwa selama tahun dua ribu dua puluh lima sudah enam belas ribu sekolah diperbaiki dan pada tahun dua ribu dua puluh enam ditargetkan tujuh puluh satu ribu sekolah akan kembali dilengkapi fasilitasnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

