Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[MENOHOK] Iran Pilih Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi: Langsung Abaikan Penolakan Donald Trump

 Edit visual geopolitik Iran-AS

Repelita Teheran - Iran menunjukkan sikap tegas dengan memilih Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru pada 8 Maret 2026 tanpa ragu meskipun Donald Trump secara terbuka menolak dan menentang pencalonannya.

Majelis Pakar yang beranggotakan delapan puluh delapan ulama secara resmi menetapkan Mojtaba putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei sebagai pengganti setelah ayahnya gugur akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026.

Pengangkatan ini dilakukan tanpa kompromi atau meminta persetujuan dari pihak luar sehingga menjadi pesan kuat bahwa Iran tidak akan tunduk pada tekanan eksternal.

Sebelum keputusan resmi Trump telah menyatakan keinginannya untuk ikut campur dalam proses suksesi kepemimpinan Iran melalui wawancara di ABC News dan Axios.

Ia membandingkan situasi dengan kasus Venezuela di mana Amerika Serikat mendorong figur yang lebih kooperatif ke tampuk kekuasaan setelah pemimpin sebelumnya digulingkan.

Bagi Trump tujuan utamanya adalah mendapatkan pemimpin Teheran yang bersedia berdamai dengan Amerika Serikat serta Israel dan menghentikan dukungan terhadap kelompok bersenjata di kawasan.

Sebelum Mojtaba terpilih Trump secara terang-terangan menolak namanya namun setelah Majelis Pakar mengumumkan keputusan nada pernyataannya berubah menjadi We'll see what happens.

Pernyataan itu menandakan Trump menyadari batas intervensi verbal setelah keputusan internal Iran diambil secara final.

Iran membaca situasi dengan logika sendiri di mana Ayatollah Mohsen Heidari Alekasir anggota senior Majelis Pakar menyatakan calon dipilih berdasarkan pesan mendiang Khamenei bahwa pemimpin harus dibenci oleh musuh.

Ia bahkan menjadikan penolakan Trump terhadap Mojtaba sebagai pembenaran bahwa bahkan Setan Besar pun sudah menyebut namanya.

Pengangkatan Mojtaba bukan sekadar pergantian pribadi melainkan deklarasi bahwa Iran tidak akan mengubah arah meski menghadapi tekanan militer berat dari luar.

Para analis memprediksi Mojtaba akan lebih tegas dari ayahnya dengan hubungan erat terhadap faksi paling konservatif di dalam negeri.

Israel telah mengisyaratkan bahwa Mojtaba masuk dalam daftar target militer mereka sehingga kawasan Timur Tengah memasuki fase baru yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sebuah negara besar yang kehilangan pemimpin akibat serangan asing kini dipimpin putranya sendiri dan tampaknya tidak berniat bernegosiasi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved