Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kesaksian Bill Clinton Soal Jeffrey Epstein, Trump, dan Fotonya di Bak Mandi

 

Repelita Jakarta - Kesaksian Bill Clinton dalam deposisi panjang yang direkam video dan dirilis Komite Pengawasan DPR menunjukkan mantan presiden AS itu menyangkal pengetahuan sebelumnya tentang kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Bill Clinton menegaskan hubungannya dengan Epstein hanya kenalan singkat yang berakhir bertahun-tahun sebelum kejahatan terungkap dan menyatakan simpati mendalam kepada para korban.

Ia mengungkap percakapan dengan Donald Trump sekitar tahun 2002 atau 2003 di lapangan golf selama acara penggalangan dana di mana Trump menyebut persahabatan mereka berakhir karena perselisihan soal kesepakatan properti.

Menurut Clinton Trump tidak pernah menyampaikan apa pun yang menimbulkan kecurigaan atas keterlibatan tidak pantas dengan Epstein meskipun Trump tahu Clinton pernah menggunakan pesawat Epstein.

Clinton menjelaskan bahwa Trump tidak menambahkan elemen seksual apa pun dalam pembicaraan tersebut dan hanya membahas pertengkaran bisnis.

Saat ditanya mengenai foto yang dirilis Departemen Kehakiman AS Clinton mengaku hampir yakin gambar itu diambil di Brunei pada akhir perjalanan panjang ke Asia.

Ia menceritakan bahwa Sultan Brunei yang dikenalnya baik selama masa kepresidenan menawarkan penginapan di hotel dan mengajak menggunakan kolam renang sehingga ia sempat berendam sebentar di bak air panas.

Clinton menyatakan tidak tahu identitas orang lain dalam foto tersebut yang wajahnya disensor dan menegaskan hanya berada di sana selama beberapa menit sebelum pergi tidur karena kelelahan.

Ia menyangkal adanya aktivitas seksual apa pun malam itu atau dengan siapa pun di bak air panas tersebut.

Beberapa foto lain dari lokasi yang sama menampilkan Ghislaine Maxwell rekan Epstein yang sedang menjalani hukuman serta orang-orang lain dengan wajah disensor di area kolam renang.

Bill Clinton menekankan bahwa ia hanya memiliki hubungan amal dengan Epstein dan berharap kesaksiannya dapat membantu mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Ia juga menyatakan kesedihan atas penangkapan Ghislaine Maxwell yang disebutnya melakukan hal mengerikan dan harus dihukum meskipun pernah bersahabat dengannya.

Dokumen Departemen Kehakiman tidak menunjukkan komunikasi langsung antara Clinton dan Epstein namun email antara Maxwell serta ajudan Clinton Doug Band dari tahun 2002 hingga 2004 menunjukkan hubungan akrab penuh sanjungan.

Kesaksian ini menjadi bagian penting dari penyelidikan berkelanjutan terkait jaringan Epstein yang terus menjadi sorotan dunia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved