Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Mahasiswi coret sorban polwan saat demo BEM UI di Mabes Polri tuai sorotan

 Simbol tuntutan demonstrasi BEM UI di Mabes Polri pada Jumat (27/2). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Repelita Jakarta - Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Jalan Trunojoyo Jakarta Selatan pada Jumat tanggal 27 Februari 2026.

Aksi yang dipimpin Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia tersebut menyuarakan lima tuntutan utama terkait dugaan kekerasan aparat serta reformasi menyeluruh di tubuh kepolisian.

Para demonstran tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB dengan mengenakan almamater kampus serta membawa poster dan spanduk berisi kecaman terhadap kasus kematian seorang pelajar berinisial AT berusia 14 tahun di Tual Maluku.

Massa aksi melakukan orasi secara bergantian untuk menyampaikan tuntutan mereka di hadapan barisan aparat yang berjaga ketat di depan gerbang Mabes Polri.

Dalam beberapa momen terlihat mahasiswa menunjuk-nunjuk serta berdebat dengan personel kepolisian karena emosi memuncak terkait kasus kekerasan tersebut.

Beberapa mahasiswi terlihat mencoret sorban putih yang dikenakan seorang Polwan yang bertugas pengamanan dengan tulisan 'pembunuh'.

Unggahan akun Instagram Jatanras Polda Metro Jaya yang dilihat pada Kamis tanggal 5 Maret 2026 menunjukkan seorang mahasiswi menuliskan coretan tersebut sementara mahasiswi lain memegangi sorban dan merekam kejadian.

"Selembar sorban ini selalu kupakai dengan bangga Di balik seragamku ada aku seorang muslimah yang juga ingin menjaga iman di tengah tugas negara Hari itu saat tangan itu mencoret sorbanku aku terdiam Bukan karena takut tapi karena hatiku memilih untuk tetap tenang Yang tercoret mungkin kainnya tapi bukan keyakinanku bukan pula cintaku pada negeri ini karena tugasku menjaga keamanan dan imanku mengajarkanku kesabaran Selembart sorban ini mungkin ternoda tinta tapi semoga kesabaranku menjadi jawaban" demikian tulisan dalam unggahan tersebut.

Unggahan tersebut memicu beragam reaksi dari netizen ada yang meminta polisi bersabar sementara sebagian lain mengkritik etika demonstrasi mahasiswa.

Sekitar tiga ribu personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi demonstrasi tersebut.

Anggota polisi yang bertugas pengamanan mengenakan pakaian khas berupa peci serta sorban berwarna putih sebagai bentuk identitas.

Berikut lima tuntutan utama yang disuarakan massa aksi BEM UI di depan Mabes Polri pada 27 Februari 2026.

Pertama menghukum berat anggota polisi yang terlibat kekerasan terutama kasus kematian pelajar AT di Tual Maluku serta aparat lain yang melakukan tindakan represif.

Kedua mendesak pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto karena dinilai gagal mengawasi dan membenahi internal institusi.

Ketiga menuntut pembebasan seluruh tahanan politik yang dianggap dikriminalisasi melalui proses hukum.

Keempat menuntut penegasan batas kewenangan Polri serta penarikan Polri dari jabatan sipil di berbagai lembaga pemerintahan.

Kelima mendesak reformasi Polri secara menyeluruh baik struktural kultural maupun instrumental melalui pembentukan komisi percepatan reformasi Polri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved