Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] Iran Izinkan China dan Rusia Lewati Selat Hormuz, Korut Siap Nimbrung Lawan AS-Israel?

 

Repelita Jakarta - Iran secara resmi menutup Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat serta Israel sehingga lalu lintas maritim internasional di jalur tersebut terhenti sementara waktu.

Penutupan ini berdampak besar mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu arteri utama pengiriman minyak dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab.

Namun penutupan tersebut tidak berlaku bagi kapal-kapal milik Tiongkok dan Rusia yang tetap diizinkan melintas sesuai keputusan pemerintah Teheran.

Izin khusus diberikan kepada kedua negara tersebut sebagai bentuk penghargaan atas dukungan diplomatik dan ekonomi yang konsisten selama konflik berlangsung dengan Amerika Serikat serta Israel.

Pasukan Garda Revolusi Iran menguasai seluruh kawasan selat dan mengeluarkan peringatan tegas bahwa kapal berafiliasi dengan Amerika Serikat Israel Eropa serta sekutunya akan menjadi sasaran jika mencoba melintas tanpa izin.

Sejak aturan tersebut diberlakukan beberapa kapal yang mengabaikan peringatan telah menjadi target termasuk penenggelaman tanker berbendera Palau bernama Skylight pada awal Maret 2026.

Penutupan Selat Hormuz sangat signifikan karena sekitar seperlima pasokan minyak global bergantung pada jalur ini sehingga gangguan berpotensi memicu krisis energi dunia.

Meskipun Tiongkok mendapat izin melintas Beijing tetap mendesak Iran agar tidak memblokir selat sepenuhnya demi menjaga kestabilan ekspor energi regional termasuk dari Qatar.

Korea Utara secara terbuka mengutuk serangan serta tekanan terhadap Iran yang dianggap melanggar kedaulatan negara tersebut.

Pyongyang memberikan sinyal dukungan kuat kepada Teheran termasuk kemungkinan penyediaan senjata jika ketegangan di Timur Tengah semakin memuncak.

Di tengah situasi global yang memanas Korea Utara terus melakukan uji coba rudal balistik secara mandiri guna memperkuat kapabilitas pertahanan nuklirnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un secara pribadi mengawasi uji coba tiga rudal balistik antarbenua Hwasong-20 yang diluncurkan di tengah hujan deras.

Uji coba tersebut dilakukan pada tahap akhir pengujian dan rudal tersebut akan segera dioperasikan oleh Angkatan Laut Korea Utara.

Kombinasi uji coba rudal serta dukungan terhadap Iran mengirimkan sinyal bahwa Korea Utara berada dalam kondisi siaga tempur tertinggi.

"Entitas zionis akan lenyap ketika waktunya tiba" demikian pernyataan yang dikaitkan dengan sikap Pyongyang dalam konflik terkini.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved