Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Iran siap hadapi sabotase AS, pengalaman Irak hingga Suriah jadi modal perlawanan

 Integrasi visual militer dan politik

Repelita Teheran - Pasukan keamanan Iran menyatakan kesiapan penuh menghadapi potensi operasi sabotase yang mungkin dilancarkan Amerika Serikat, ungkap sumber berpangkat tinggi kepada Press TV.

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap klaim sejumlah sumber Amerika dan Israel mengenai rencana serangan udara dan infiltrasi darat ke area-area sensitif Iran.

Sumber tersebut menegaskan bahwa pasukan keamanan Iran telah mempersiapkan diri selama dua dekade untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

"Kami mempersiapkan diri untuk hari seperti itu selama 20 tahun. Irak, Afganistan, Suriah dan beberapa tempat lain telah menjadi latihan yang baik untuk menghadapi musuh seperti itu," katanya dalam percakapan dengan Press TV.

Lebih lanjut sumber tersebut memperingatkan bahwa Amerika sebaiknya belajar dari pengalaman pahit di masa lalu dan mempertimbangkan bahaya mematikan yang menanti mereka.

Sementara itu para pejabat pemerintahan Trump dikabarkan telah mempertimbangkan gagasan untuk mengirim pasukan darat ke Iran seiring intensifikasi perang.

"Itu harus untuk alasan yang sangat bagus. Dan saya akan mengatakan jika kita pernah melakukan itu, mereka akan sangat hancur sehingga mereka tidak akan mampu bertempur di darat," kata Presiden AS Donald Trump kepada wartawan di atas Air Force One pada hari Sabtu.

Dalam laporan terpisah, Bloomberg mengabarkan bahwa Trump sedang mempertimbangkan pengerahan pasukan khusus untuk merebut persediaan uranium Iran.

Misi tersebut dikabarkan akan menempatkan sejumlah besar pasukan dalam bahaya untuk mengamankan atau menetralisir berton-ton material radioaktif.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam pernyataannya pada Minggu memperingatkan bahwa Teheran sepenuhnya mampu membela diri terhadap potensi serangan darat Amerika.

"Untuk saat ini kami cukup mampu. Kami memiliki tentara yang sangat berani yang menunggu musuh mana pun yang memasuki tanah kami untuk bertempur dengan mereka dan untuk membunuh serta menghancurkan mereka," kata Araghchi kepada NBC dalam sebuah wawancara.

Angkatan bersenjata Iran telah melakukan 34 gelombang serangan balasan terhadap target di wilayah pendudukan dan instalasi militer Amerika di seluruh kawasan.

Mereka mengerahkan rudal dan drone canggih yang telah menimbulkan kerugian besar bagi musuh dalam beberapa pekan terakhir.

Para pejabat Iran telah berjanji untuk melanjutkan operasi hingga agresor mendapat hukuman setimpal atas tindakan mereka.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved