Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Hizbullah Sergap Dua Kali Pasukan Elite Israel di Lebanon, Operasi Penyelamatan Berubah Bencana Berantai

Repelita Jakarta - Operasi militer Israel di Lebanon berubah menjadi bencana berantai dalam satu malam ketika pasukan elite yang dikirim untuk misi di belakang garis musuh jatuh ke dalam perangkap Hizbullah.

Pasukan komando Israel melakukan pendaratan udara di wilayah yang diyakini sebagai basis Hizbullah namun segera dikepung dan disergap oleh pejuang Hizbullah.

Kontak senjata pecah sehingga pasukan Israel kewalahan menghadapi serangan yang sudah disiapkan dengan baik oleh lawan.

Pimpinan militer Israel di pos komando segera mengirim tim penyelamat melalui helikopter untuk mengevakuasi pasukan yang terkepung.

Helikopter mendarat dan pasukan baru turun namun langsung disambut tembakan berat dari Hizbullah yang telah mengepung area tersebut.

Alih-alih berhasil menyelamatkan pasukan penyelamat justru ikut menjadi target dan harus bertahan dalam situasi yang sangat kritis.

Dua kali Israel mengirim pasukan dua kali pula Hizbullah berhasil menyergap sehingga operasi berubah menjadi kegagalan beruntun.

Peristiwa ini terjadi di tengah peningkatan ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon dengan bentrokan intens di wilayah Lebanon selatan.

Media internasional melaporkan pada Sabtu tujuh Maret dua ribu dua puluh enam bahwa operasi tersebut menjadi yang terdalam pasukan Israel di Lebanon jika dikonfirmasi.

Komandan pasukan elite sebelum berangkat menyampaikan pesan bahwa mereka mendapat kehormatan menulis sejarah di utara seperti yang dilakukan di Gaza.

Namun hasilnya justru penyergapan berdarah yang menewaskan dan melukai banyak personel Israel tanpa mencapai tujuan misi.

Hizbullah menunjukkan kemampuan intelijen dan taktik yang superior sehingga berhasil mengantisipasi setiap gerakan pasukan Israel.

Hingga saat ini militer Israel belum merilis jumlah pasti korban jiwa dalam operasi yang berantakan tersebut.

Laporan menyebutkan delapan tentara Israel terluka akibat serangan roket Hizbullah di Israel utara dengan lima di antaranya dalam kondisi serius.

Kepala Staf IDF Eyal Zamir bersumpah akan melanjutkan aksi terhadap Hizbullah meskipun menghadapi kegagalan operasional signifikan.

Media Israel diminta tidak menyebarkan laporan tentang aktivitas pasukan demi menjaga keamanan operasional.

Perang Iran melawan koalisi AS-Israel memasuki hari kedelapan dengan eskalasi di berbagai front termasuk Lebanon.

Korban jiwa di Iran mencapai setidaknya satu ribu tiga ratus tiga puluh dua orang akibat serangan sejak dua puluh delapan Februari.

Serangan Israel di Lebanon sejak Senin telah menewaskan dua ratus tujuh belas orang dan melukai tujuh ratus sembilan puluh delapan lainnya.

Iran terus melancarkan serangan balasan termasuk penggunaan drone besar-besaran terhadap pangkalan AS dan Israel di berbagai negara Teluk.

Konflik ini menunjukkan potensi meluas ke kawasan lebih besar dengan dampak mengerikan bagi stabilitas regional dan global.(*)


Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved