Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Dua Kasus Beruntun Guncang Selebgram Makassar, Video Asusila dan Dugaan Penyalahgunaan Whip Pink

 

Repelita Makassar - Publik Kota Makassar dihebohkan oleh dua peristiwa viral yang melibatkan sejumlah selebgram lokal dan secara bersamaan menyedot perhatian warganet di berbagai platform media sosial sejak Selasa (10/2/2026).

Kasus pertama berupa peredaran video asusila berdurasi pendek yang diduga memperlihatkan sosok sangat mirip dengan selebgram perempuan asal Makassar berinisial SK yang pernah membintangi sebuah film layar lebar.

Video berdurasi empat detik yang merekam aktivitas terlarang bersama pria itu membuat netizen geleng-geleng kepala dan langsung menjadi bahan perbincangan hangat di linimasa Instagram hingga TikTok.

Beredar pula potongan video kedua dengan durasi lebih panjang mencapai satu menit empat detik yang memperkuat dugaan keterlibatan figur publik tersebut dalam konten tidak senonoh yang kini tersebar luas tanpa terkendali.

Yang lebih mengejutkan publik, tangkapan layar percakapan WhatsApp ikut tersebar dan diduga menjadi petunjuk awal motif penyebaran konten ilegal tersebut.

"Ditukar sama rokok, diteruskan. Jadi Mo (red) kasi temannya itu video," tertulis pada pesan berantai yang telah diteruskan berkali-kali dan dikutip dari unggahan yang beredar pada Rabu (11/2/2026).

Kronologi dalam percakapan itu menyebutkan bahwa seseorang berinisial Mo mendapatkan imbalan sebatang rokok dari temannya, lalu sebagai gantinya ia mengirimkan video hubungan terlarang tersebut.

Screenshot percakapan yang bocor ke publik ini kemudian dijadikan dasar oleh sejumlah netizen untuk menyimpulkan rantai awal penyebaran konten asusila yang melibatkan nama besar selebgram Makassar.

Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa salah satu sosok perempuan dalam video viral itu masih berstatus mahasiswi aktif di salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Makassar.

Tidak sedikit warganet yang kemudian menyoroti lingkaran pertemanan para figur publik tersebut dan menyesalkan mengapa mereka sampai terjerumus dalam pergaulan negatif yang merugikan masa depan sendiri.

Di tengah belum redanya pembahasan video asusila SK, jagat maya kembali dihebohkan oleh kasus baru yang melibatkan dua selebgram Makassar berinisial P dan E.

Keduanya diduga kuat menyalahgunakan produk bernama Whip Pink, sebuah tabung gas nitrous oxide berwarna pink yang secara fungsi legal digunakan sebagai whipped cream charger untuk kebutuhan kuliner dan industri makanan .

Konten berupa foto dan video yang memperlihatkan aksi kedua selebgram tersebut menghirup gas dari tabung Whip Pink secara terang-terangan viral di media sosial dan memicu gelombang reaksi keras dari warganet .

Dalam salah satu foto yang beredar luas, selebgram P terlihat duduk santai di sebuah ruangan sambil menghirup alat tersebut dengan ekspresi rileks yang dinilai tidak wajar.

Foto lainnya memperlihatkan mereka berada di dalam kamar bersama beberapa orang lain yang juga ikut menghisap tabung gas berwarna pink itu secara bergantian, bahkan ada yang terlihat terbaring lemas di atas tempat tidur .

Identitas kedua selebgram ini segera menjadi buruan warganet, dan akun @makassar_iinpo dalam unggahannya pada Selasa (10/2/2026) mengungkap bahwa P adalah seorang calon dokter gigi sementara E merupakan mahasiswi Fakultas Hukum .

Video yang beredar semakin memperkuat dugaan penyalahgunaan ketika salah satu selebgram terekam berteriak-teriak ke luar jendela usai menghirup gas dari tabung pink tersebut .

Fenomena penyalahgunaan Whip Pink sendiri tengah menjadi sorotan nasional karena produk ini diduga menjadi tren baru di kalangan anak muda untuk mencari efek euforia atau sensasi melayang dalam waktu singkat .

Isu ini semakin menguat dan mendapat perhatian serius setelah dikaitkan dengan meninggalnya seorang selebgram bernama Lula Lahfah, yang diduga kuat akibat penyalahgunaan gas nitrous oxide secara berlebihan .

Bahkan dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI bersama Badan Narkotika Nasional pada pekan sebelumnya, anggota Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyoroti peredaran Whip Pink yang dinilai sudah tidak terkendali dan telah masuk hingga ke lingkungan lembaga pemasyarakatan .

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana angkat bicara menanggapi viralnya kasus penyalahgunaan Whip Pink oleh dua selebgram asal kota tersebut.

“Kami sebenarnya sudah pantau sejak lama,” ujar Arya saat dikonfirmasi pada Rabu (11/2/2026) siang .

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih mengedepankan langkah preventif dengan memberikan imbauan kepada masyarakat luas agar produk tersebut digunakan sesuai peruntukan kuliner dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan negatif.

Arya menegaskan bahwa Whip Pink bukanlah barang ilegal karena legalitasnya sebagai peralatan dapur, namun penyalahgunaannya dengan cara menghirup gas dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.

“Yang bisa kami lakukan saat ini adalah mengimbau agar penggunaannya tepat sasaran. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang negatif,” terangnya .

Kapolrestabes menambahkan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam apabila penggunaan zat tersebut berujung pada tindakan melawan hukum atau menimbulkan keresahan masyarakat.

“Apabila dari penggunaannya kemudian memengaruhi otak dan berujung pada tindakan pidana, maka kepolisian pasti akan melakukan tindakan terhadap pelakunya,” tegasnya .

Sementara itu, terkait video asusila yang melibatkan selebgram berinisial SK, hingga berita ini diturunkan Kapolrestabes Makassar belum memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan penyelidikan maupun langkah hukum yang akan diambil.

Dua kasus besar yang melibatkan selebgram Makassar dalam waktu hampir bersamaan ini menjadi cermin ironis di tengah hiruk-pikuk kehidupan digital yang semakin sulit dikendalikan.

Publik menanti langkah konkret aparat penegak hukum sekaligus berharap para figur publik yang menjadi panutan anak muda dapat lebih bertanggung jawab dalam menjaga perilaku di dunia nyata maupun maya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved