Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Video Ibu Bhayangkari Viral Usai Tunjukkan Kartu Saat Razia, Publik Soroti Dugaan Keistimewaan di Jalan Raya

 

Repelita Jakarta - Sebuah video yang diunggah di media sosial memicu kegemparan luas setelah menampilkan seorang ibu Bhayangkari yang diduga memanfaatkan identitas organisasi tersebut untuk menghindari razia lalu lintas.

Dalam rekaman tersebut perempuan itu merekam dirinya sendiri sambil tetap mengemudikan kendaraan dan menceritakan pengalaman saat diberhentikan petugas di kawasan Bundaran Tugu Juang 2.

Ia menyebutkan bahwa razia sedang berlangsung oleh petugas Polisi Lalu Lintas dan mengaku sempat dihentikan oleh polantas di lokasi tersebut.

Sambil mengemudi ia menunjukkan kartu identitas Bhayangkari yang dikeluarkan bersamaan dengan STNK dan mengatakan bahwa kartu itu sempat terbalik saat diperlihatkan kepada petugas.

Perempuan tersebut menggambarkan bahwa setelah melihat kartu Bhayangkari petugas langsung bersikap ramah dan tersenyum sambil mengucapkan oh Bhayangkari.

Ia juga menyebut nama suaminya yaitu Rahmat Walliansen dan menjelaskan bahwa petugas kemudian memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan termasuk SIM.

Karena semua dokumen dinyatakan lengkap serta masa berlaku SIM masih panjang ia pun akhirnya diperbolehkan melanjutkan perjalanan tanpa sanksi.

Belakangan diketahui bahwa perempuan dalam video itu bernama Riavera Andriani yang merupakan istri dari Bripka Rahmat Walliansen.

Video tersebut menuai reaksi keras dari warganet yang menilai tindakan memamerkan identitas Bhayangkari dapat merusak prinsip kesetaraan di depan hukum.

Selain dugaan penyalahgunaan status banyak netizen juga mengkritik bahaya merekam konten sambil mengemudi karena berpotensi mengganggu konsentrasi dan melanggar aturan lalu lintas.

Setelah videonya menjadi viral Riavera Andriani membuat pernyataan permohonan maaf secara terbuka didampingi suaminya Bripka Rahmat.

Ia menyatakan bahwa secara sadar dirinya memohon maaf kepada semua pihak atas postingan video yang telah viral dan menimbulkan kegaduhan.

Riavera menegaskan bahwa video tersebut tidak bermaksud menjatuhkan nama baik organisasi Bhayangkari maupun institusi Polri.

Dengan menundukkan kepala sesekali ia memohon maaf yang sedalam-dalamnya dari lubuk hati yang paling dalam dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut lagi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved