Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pengamat Sebut PSI Jadi Arena 'Unjuk Taring' Kekuatan Politik Jokowi Meski Tak Berkuasa

 Pengamat Sebut PSI Jadi Arena 'Unjuk Taring' Kekuatan Politik Jokowi Meski Tak Berkuasa

Repelita [Jakarta] - Pengaruh politik mantan Presiden Joko Widodo saat ini sedang menghadapi sebuah ujian penting di luar struktur kekuasaan formal yang pernah dipegangnya.

Ujian tersebut datang melalui keikutsertaannya dalam mendukung dan memperjuangkan Partai Solidaritas Indonesia yang kini dipimpin oleh putra bungsunya sendiri.

Analis politik dari Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai bahwa PSI telah berubah menjadi arena pembuktian bagi kekuatan politik sesungguhnya dari Joko Widodo.

Komitmen terbuka yang disampaikan oleh mantan presiden tersebut untuk bekerja mati-matian demi kemenangan partai ini telah memicu perdebatan yang intens di masyarakat.

Dalam sebuah program diskusi televisi pada hari Minggu tanggal 1 Februari 2026, Adi Prayitno menjelaskan bahwa fenomena ini bukan sekadar urusan dukungan keluarga semata.

Fenomena ini lebih merupakan sebuah pembuktian mengenai reputasi politik seseorang yang selama ini dikenal tidak pernah mengalami kekalahan.

Sepanjang perjalanan karir politiknya, Jokowi memang dikenal memiliki rekam jejak yang hampir sempurna dalam setiap kontestasi yang diikutinya.

Dia berhasil memenangkan dua kali pemilihan kepala daerah di Kota Solo kemudian pemilihan gubernur DKI Jakarta hingga dua periode pemilihan presiden.

Pertanyaan besar yang kini muncul adalah apakah kemampuan tersebut masih tetap sama kuatnya ketika dia sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

"Apakah Pak Jokowi akan sesakti dahulu? Karena Pak Jokowi konon adalah sosok yang setiap pertarungan politik tidak pernah kalah," ujar Adi Prayitno.

Analis tersebut juga menyoroti adanya keraguan di tengah masyarakat mengenai daya tawar politik yang dimiliki Jokowi dalam kondisi saat ini.

"Banyak publik yang bertanya-tanya apakah kesaktian ini akan kembali bisa ditularkan setelah Jokowi all out berkomitmen dan berjanji untuk memenangkan PSI setelah Pak Jokowi tak lagi menjadi presiden? Kan itu pertanyaan pentingnya," tambahnya.

Opini publik terbelah menjadi dua kubu yang saling bertentangan mengenai hal ini dengan masing-masing memiliki argumen yang kuat.

Di satu sisi, pendukung setia dan kader PSI meyakini bahwa karisma Jokowi masih tetap memiliki kekuatan magis meski tanpa dukungan partai besar.

Di sisi lain, kelompok yang skeptis berpendapat bahwa pengaruhnya akan memudar seiring dengan hilangnya akses terhadap jaringan birokrasi dan kekuasaan.

Namun Adi Prayitno memilih untuk tidak terlibat dalam perdebatan mengenai masih sakti atau tidaknya pengaruh politik Jokowi saat ini.

Baginya, hasil akhir dari perjuangan PSI untuk dapat masuk ke parlemen akan menjadi jawaban paling konkret atas uji kekuatan tersebut.

"Yang di ujung ini tentu adalah uji kekuatan politik Pak Jokowi sebenarnya, dengan scene politiknya di PSI," jelas Adi Prayitno.

Bagaimana partai ini untuk pertama kalinya lolos ke parlemen, kerja-kerja politik, networking, meyakinkan masyarakat itu tentu adalah kunci bagaimana memenangkan hati masyarakat saat pemilu," pungkasnya.

Perhatian publik kini tertuju sepenuhnya pada perkembangan dan perjalanan politik Partai Solidaritas Indonesia dalam waktu dekat.

Jika partai yang dikenal dengan basis anak muda ini berhasil menembus Senayan maka Jokowi membuktikan pengaruh pribadinya melampaui atribut jabatan.

Joko Widodo sendiri telah menegaskan komitmennya untuk bekerja keras dalam mendukung partai berlambang gajah hitam tersebut.

“Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” seru Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI di Makassar.

Rapat Kerja Nasional tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 31 Januari 2026 di provinsi Sulawesi Selatan.

“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI,” teriak Jokowi yang disambut tepuk tangan.

Jokowi pun menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen penuh untuk PSI tanpa ada keraguan sedikitpun.

“Saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” sambungnya dengan penuh semangat.

Ini bukan pertama kalinya Jokowi menyatakan dukungan terbukanya terhadap partai yang dipimpin oleh anak bungsunya tersebut.

Dukungan sebelumnya telah disampaikan dalam kongres PSI yang digelar di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah pada bulan Juli 2025.

Pada kesempatan tersebut Jokowi menyoroti perubahan logo PSI dari gambar tangan dan mawar menjadi gambar seekor gajah.

Menurut Jokowi, gajah merupakan lambang ilmu pengetahuan yang melambangkan kecerdasan dan kebijaksanaan.

"Artinya PSI adalah partai cerdas. Anggotanya kader yang cerdas," tutur Jokowi saat memberikan sambutan dalam kongres tersebut.

Ia pun menyatakan, tak hanya mendukung PSI, tetapi juga akan bekerja keras demi partai tersebut dengan segenap kemampuannya.

"Maka itu, saya full mendukung PSI. Oleh sebab itu, saya akan bekerja keras untuk PSI," kata Jokowi dengan tegas.

Dukungan penuh dari mantan presiden ini menjadi sebuah babak baru dalam dinamika politik tanah air yang terus berkembang.

Partai Solidaritas Indonesia kini menjadi wadah bagi Jokowi untuk membuktikan pengaruhnya di luar kekuasaan formal.

Hasil dari uji kekuatan ini akan menjadi penentu bagi masa depan politik Jokowi dan juga masa depan partai tersebut.

Publik Indonesia kini menunggu dengan penuh antisipasi untuk melihat hasil dari komitmen yang telah diucapkan tersebut.

Apakah kesaktian politik Jokowi masih tetap terjaga atau akan memudar seiring dengan berjalannya waktu.

Semua pertanyaan tersebut hanya akan terjawab melalui proses demokrasi yang akan datang dalam pemilihan umum.

Hingga saat itu tiba, perdebatan dan analisis akan terus berlanjut di berbagai forum diskusi dan media massa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved