Repelita Jombang - Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib mempertanyakan adanya kemungkinan hubungan antara penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade antara Indonesia dan Amerika Serikat dengan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace untuk Gaza Palestina.
Ia menduga terdapat keterkaitan waktu antara ratifikasi perjanjian dagang tersebut dengan pelaksanaan pertemuan pertama Board of Peace sehingga muncul dugaan adanya kepentingan tertentu di balik kedua agenda tersebut.
Gus Salam sapaan akrab Abdussalam Shohib menyoroti perubahan sikap sebagian pihak yang sebelumnya kritis terhadap keanggotaan Indonesia di Board of Peace menjadi lebih meredam setelah pemerintah menggelar pertemuan dengan pimpinan ormas keagamaan pesantren serta mantan pejabat luar negeri di Istana Negara.
Menurutnya meskipun awalnya banyak kalangan menilai skema Board of Peace lebih menguntungkan posisi Amerika Serikat dan Israel daripada kepentingan rakyat Palestina perubahan sikap tersebut terjadi secara mendadak.
Ia menilai dua puluh poin program Board of Peace yang disebut sebagai New Gaza Project perlu dikaji secara mendalam karena berpotensi mengubah Gaza menjadi pusat ekonomi modern dengan tata kelola yang meminggirkan peran Hamas.
Gus Salam khawatir skema tersebut justru berisiko menghapus kedaulatan serta identitas peradaban Palestina alih-alih benar-benar memperjuangkan kemerdekaan mereka.
Ia menegaskan bahwa jika pelanggaran hak asasi manusia masih berlangsung di lapangan maka klaim perdamaian yang dijanjikan dalam proyek tersebut menjadi dipertanyakan kebenarannya.
Sebagai upaya nyata Gus Salam mengharapkan isu keanggotaan Indonesia di Board of Peace dapat dibahas secara serius dan kritis dalam forum Musyawarah Nasional Alim Ulama serta Konferensi Besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada bulan Syawal 1447 Hijriah.
Ia berpendapat kajian mendalam dari perspektif fiqih oleh para ulama pesantren dan jam’iyyah Nahdlatul Ulama melalui mekanisme tersebut atau melalui Bahtsul Masail di berbagai pesantren di Indonesia menjadi langkah penting untuk menjernihkan posisi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

