Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Hashim: Prabowo Marah Besar, MSCI Kirim Empat Surat Soal Ketidaktransparanan Pasar Kita

 Hashim Sebut Prabowo Marah Besar Saat IHSG Jatuh, Singgung Soal Kehormatan  Negara

Repelita Jakarta - Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengungkap kemarahan luar biasa Presiden Prabowo Subianto terhadap anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan pekan lalu akibat peringatan dari Morgan Stanley Capital International yang menyoroti buruknya transparansi pasar modal Indonesia.

"Kalian semua tahu kan apa yang terjadi minggu lalu? Morgan Stanley, jatuhnya pasar saham, dan saya tidak tahu apakah kalian mengikutinya, tapi itu menjadi topik hangat minggu lalu, kan? Beberapa orang diminta untuk mengundurkan diri," ungkap Hashim dalam pernyataannya di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (11/2/2026).

Hashim membeberkan bahwa lembaga pemeringkat internasional tersebut telah mengirimkan empat surat protes kepada pemerintah Indonesia terkait praktik ketidaktransparanan yang dinilai merusak kredibilitas pasar saham nasional di mata investor global.

"Dan ada alasannya. Karena tidak ada transparansi, dan ada ketidaktransparanan, itu dianggap sebagai pasar yang tidak transparan. Rupanya, Morgan Stanley mengirim empat surat, empat surat kepada pemerintah Indonesia," lanjutnya.

Menurut adik kandung Presiden Prabowo ini, akar persoalan gejolak pasar modal Indonesia sama sekali tidak terletak pada isu teknis melainkan pada hilangnya kepercayaan dan merosotnya kredibilitas institusi pengawas.

Hashim mengaku telah menerima masukan langsung dari delapan investor besar yang bertemu dengannya pada awal pekan ini, yang secara eksplisit meminta pemerintah mengambil langkah tegas menjaga integritas pasar.

"Ini semua tentang kepercayaan dan kredibilitas. Pasar-pasar ini hanya akan berhasil jika ada kepercayaan dan kredibilitas. Jadi, delapan investor yang bertemu dengan saya pada hari Senin lalu, mereka meminta saya dan pemerintah untuk menjaga kredibilitas pasar kita," ujar Hashim.

Ia menegaskan bahwa pemerintah berada dalam posisi yang tidak bisa ditawar untuk menjaga kehormatan dan reputasi Republik Indonesia di mata komunitas keuangan internasional yang menjadi barometer utama aliran modal asing.

"Pemerintah Indonesia bertekad untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan Republik Indonesia. Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting. Jadi, beliau akan mengawasinya dengan sangat ketat," sebut Hashim.

Dalam pernyataan yang disampaikan dengan nada tinggi, Hashim kembali mengulangi bahwa kemarahan presiden bukan sekadar respons emosional biasa melainkan ekspresi kepemimpinan yang menempatkan martabat bangsa di atas kepentingan sektoral semata.

"Jadi, saya mengambil kesempatan ini untuk mengatakan dengan tegas, Presiden Prabowo sangat marah. Beliau marah dengan apa yang terjadi minggu lalu, terutama dengan kehormatan negara kita yang dipertaruhkan. Kehormatan negara kita dipertaruhkan," lanjutnya.

Tekanan besar dari lembaga pemeringkat global ini telah memicu gelombang pengunduran diri massal pimpinan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia pada akhir Januari lalu sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas ambruknya kepercayaan pasar.

Publik dan pelaku pasar kini menanti langkah konkret pemerintah dalam merespons tenggat waktu perbaikan yang diberikan MSCI hingga Mei 2026 serta upaya pemulihan reputasi Indonesia di mata investor dunia pascagempa kepemimpinan di dua institusi pengawas pasar modal tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved