Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[GEGER] Foto Palsu Zohran Mamdani bersama Epstein Disebar Pendukung Israel dan Sebagian Aktivis Islam

 

Repelita Jakarta - Wali Kota New York Zohran Mamdani dikenal sebagai figur yang sangat vokal dalam mendukung perjuangan Palestina dan bahkan pernah menyatakan akan menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu atas tuduhan kejahatan perang sesuai surat perintah penangkapan dari ICC.

Sikap tegas tersebut membuatnya mendapat banyak penolakan keras dari kalangan pendukung Israel yang sering kali menyerangnya dengan berbagai cara termasuk penyebaran informasi palsu.

Baru-baru ini beredar sebuah foto yang mengklaim menunjukkan Zohran Mamdani bersama ibunya berada dalam satu frame dengan pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

Foto tersebut ternyata merupakan hasil editan menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan sama sekali bukan gambar asli dari arsip Epstein.

Pemeriksaan fakta telah membuktikan bahwa gambar itu palsu karena pada tahun 2009 ketika peristiwa pesta yang disebut-sebut terjadi Zohran Mamdani masih berusia delapan belas tahun bukan anak kecil seperti yang digambarkan dalam foto editan itu.

Grok juga secara tegas menyatakan bahwa foto tersebut tidak asli melainkan diciptakan oleh AI dan menggambarkan kejadian yang tidak pernah ada.

Mira Nair memang tercatat menghadiri sebuah acara pada tahun 2009 yang disebut dalam dokumen Epstein namun tidak ada keterkaitan sama sekali dengan Zohran Mamdani dalam konteks tersebut.

Penyebaran foto palsu ini pertama kali dilakukan oleh sejumlah akun berlatar belakang Hindu asal India yang juga mendukung Israel.

Sayangnya sebagian aktivis Islam yang tidak menyukai Zohran Mamdani karena dianggap berpaham Syiah akhirnya ikut-ikutan menyebarkan gambar editan itu tanpa verifikasi.

Seorang aktivis Islam yang dikenal sebagai pendukung Suriah juga turut membagikan foto tersebut hanya karena ketidaksukaannya terhadap Syiah.

Perilaku tersebut sangat disayangkan karena justru memperkeruh suasana dan membantu menyebarkan hoaks tanpa dasar yang jelas.

Penyebaran informasi palsu semacam ini menunjukkan betapa mudahnya fitnah menyebar hanya karena perbedaan pandangan politik atau mazhab.

Pihak yang bertanggung jawab diharapkan lebih berhati-hati dalam memverifikasi setiap informasi sebelum membagikannya kepada publik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved