Repelita Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis telah berhasil membuka satu juta lapangan kerja baru melalui keberadaan sekitar dua puluh dua ribu dapur yang aktif memproduksi dan menyalurkan makanan bergizi tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan pidato dalam Rapat Koordinasi Nasional antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul Jawa Barat pada Senin dua Februari dua ribu dua puluh enam.
Dengan hanya dua puluh dua ribu dapur yang sudah beroperasi saat ini pihaknya telah menciptakan kesempatan kerja sebanyak satu juta orang karena setiap dapur rata-rata mempekerjakan sekitar lima puluh orang yang menerima upah setiap hari.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa keberadaan dapur-dapur tersebut juga memicu kebutuhan pemasok bahan baku di tingkat desa mulai dari tomat wortel berbagai sayuran telur ikan ayam hingga daging sapi.
Menurutnya satu unit dapur saja mampu melibatkan sepuluh hingga dua puluh orang pemasok lokal sehingga efek penggandaan ekonomi di tingkat masyarakat menjadi sangat signifikan.
Ia memproyeksikan bahwa ketika program ini mencapai sasaran penerima hingga delapan puluh dua juta orang nantinya maka lapangan kerja yang tercipta dapat mencapai kisaran tiga hingga lima juta pekerjaan baru.
Presiden Prabowo menekankan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan masyarakat tetapi juga menjadi salah satu instrumen utama dalam penciptaan lapangan kerja secara masif di seluruh wilayah Indonesia.
Pidatonya yang disampaikan dengan penuh semangat tersebut mendapat perhatian luas karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengintegrasikan aspek sosial dan ekonomi melalui kebijakan makan bergizi gratis.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

