Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Bersamaan dengan Muhammadiyah, Arab Saudi Mulai Puasa Hari Ini, Pemerintah Indonesia Putuskan Besok

 

Repelita Jakarta - Pada Rabu tanggal delapan belas Februari dua ribu dua puluh enam umat Islam di Arab Saudi resmi memulai ibadah puasa Ramadan setelah Mahkamah Agung Kerajaan mengonfirmasi terlihatnya hilal pada Selasa petang.

Keputusan tersebut langsung diikuti dengan gelaran salat Tarawih perdana di berbagai masjid di seluruh wilayah Saudi sejak malam sebelumnya.

Pihak berwenang telah menyelesaikan seluruh persiapan guna menjamin kelancaran ibadah jutaan jamaah selama sebulan penuh di bulan suci.

Muslim di Arab Saudi memulai puasa sejak subuh hari Rabu dengan menjalankan rangkaian ibadah refleksi serta amal kebajikan sesuai ajaran Islam.

Untuk memimpin salat Tarawih di Masjidil Haram tujuh imam terpilih telah ditunjuk yaitu Syekh Abdur Rahman As Sudais Syekh Maher Al Muaiqly Syekh Abdullah Juhany Syekh Bandar Baleelah Syekh Yasir Ad Dawsary Syekh Badr Al Turki serta Syekh Waleed Al Shamsan.

Malam pertama Tarawih di Makkah berlangsung dengan penuh kekhidmatan di mana rakaat awal dipimpin oleh Syekh Badr Al Turki dan Syekh Waleed Al Shamsan.

Rakaat penutup serta salat witir kemudian dipimpin oleh Syekh Abdur Rahman As Sudais sehingga menambah nuansa spiritual bagi jamaah yang hadir.

Sementara itu di Indonesia Pemerintah menetapkan awal Ramadan jatuh pada Kamis tanggal sembilan belas Februari dua ribu dua puluh enam karena hilal dinilai belum memenuhi syarat visibilitas.

Kementerian Agama melalui Tim Hisab Rukyat menyatakan posisi hilal pada Selasa sore di seluruh wilayah Indonesia masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan.

Cecep Nurwendaya dari Tim Hisab Rukyat Kemenag menjelaskan bahwa tinggi hilal berada pada kisaran minus dua derajat dua puluh empat menit empat puluh tiga detik hingga minus nol derajat lima puluh lima menit empat puluh satu detik.

Elongasi hilal tercatat antara nol derajat lima puluh enam menit dua puluh tiga detik hingga satu derajat lima puluh tiga menit tiga puluh enam detik sehingga mustahil terlihat dengan mata telanjang.

Kriteria MABIMS yang dianut Indonesia Brunei Malaysia serta Singapura mensyaratkan minimal tinggi hilal tiga derajat dengan elongasi enam koma empat derajat.

Muhammadiyah sebagai ormas Islam memutuskan untuk memulai puasa pada Rabu tanggal delapan belas Februari dua ribu dua puluh enam sehingga bersamaan dengan Arab Saudi.

Keputusan Muhammadiyah didasarkan pada Kalender Hijriyah Global Tunggal yang tidak bergantung pada rukyat lokal melainkan perhitungan astronomis global.

Perbedaan penetapan awal Ramadan ini mencerminkan variasi metode penentuan hilal antara pendekatan hisab global dan rukyat visibilitas yang dianut pemerintah Indonesia.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved