Repelita - Pengamat politik Agung Baskoro mengemukakan pandangannya terkait fenomena sejumlah kader partai politik yang berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia.
Dia menyebut terdapat faktor Jokowi Effect yang membuat PSI dianggap memiliki daya tarik kuat sebagai magnet politik.
Efek tersebut dinilai mampu memberikan berkah tersendiri pada aspek elektoral serta berbagai insentif lain bagi partai.
Secara kelembagaan, Agung menilai PSI masih dipandang memiliki ruang perkembangan yang cukup terbuka dan luas.
Banyak elite dari berbagai partai lain mempertimbangkan pindah karena melihat peluang tersebut.
Mereka beranggapan peran politik mereka dapat menjadi lebih signifikan di PSI dibandingkan di partai sebelumnya.
Tren suara partai yang dipimpin Kaesang Pangarep itu juga menunjukkan peningkatan dari satu pemilu legislatif ke pemilu berikutnya.
Meski bukan partai parlemen, grafik kenaikan tersebut menjadi pertimbangan tersendiri.
Beberapa nama yang disebut telah berpindah ke PSI antara lain mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad Ali.
Selain itu terdapat Ketua DPP NasDem Bestari Barus serta Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan Rusdi Masse Mappasess.
Nama Ketua Bidang Pemilih Pemula NasDem Ricky Valentino juga termasuk dalam daftar tersebut.
Kader senior Partai Golkar I Wayan Suyasa turut disebut sebagai salah satu yang memilih bergabung.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

