
Repelita Jakarta - Retret kabinet yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Hambalang dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi internal pemerintahan di tengah perubahan lingkungan global yang semakin kompleks.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji memandang kegiatan tersebut sebagai kesempatan penting untuk melakukan penilaian mendalam terhadap pencapaian program selama masa jabatan berjalan.
Retret ini memungkinkan Presiden Prabowo menyampaikan arahan kebijakan yang jelas agar semua anggota kabinet bergerak selaras menuju target visi dan misi nasional.
Menurut Sarmuji, pemilihan waktu pelaksanaan retret sangat tepat untuk mengukur tingkat keberhasilan inisiatif prioritas sekaligus mengevaluasi kinerja keseluruhan tim kabinet.
Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada refleksi masa lalu, tetapi juga penyesuaian strategi menghadapi kondisi terkini.
Sarmuji menekankan bahwa situasi saat ini jauh berbeda dibandingkan periode sebelumnya, sehingga setiap rencana kebijakan harus responsif terhadap tantangan mendatang, terutama memasuki tahun 2026.
Perubahan cepat di tingkat internasional menjadi salah satu faktor pendorong utama penyelenggaraan retret.
“Barusan dunia dikejutkan oleh serangan Amerika ke Venezuela, menangkap Presiden Venezuela, dan akan banyak sekali peristiwa-peristiwa yang terjadi pada tahun 2026. Maka program prioritas pemerintah mesti diletakkan dalam konteks setahun ke depan,” ujar Sarmuji.
Gejolak dunia baru-baru ini dianggap sebagai indikasi meningkatnya ketidakpastian yang dapat berdampak pada stabilitas ekonomi serta hubungan politik luar negeri.
Oleh karena itu, pemerintah perlu menata ulang prioritas agar tetap relevan dan mampu beradaptasi dengan dinamika global.
Arah kebijakan domestik harus dirumuskan dengan memproyeksikan kondisi satu tahun ke depan, bukan semata-mata mengandalkan evaluasi pencapaian sebelumnya.
Retret juga berperan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi dan langkah antar kementerian.
Selama ini, operasional kementerian sering berjalan secara independen sesuai sektor masing-masing.
Melalui forum ini, Presiden Prabowo memberikan panduan kebijakan yang terintegrasi agar seluruh elemen kabinet berkontribusi pada tujuan bersama pencapaian agenda pemerintahan.
Editor: 91224 R-ID Elok

