
Repelita Jakarta - Sebuah istilah baru bernama "Podgeter" viral di berbagai platform media sosial dan menjadi bahan perbincangan publik.
Istilah ini pertama kali disuarakan oleh seorang Disc Jockey ternama bernama Dinar Candy melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, Dinar Candy mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai peredaran alat yang sekilas mirip rokok elektronik biasa.
Alat tersebut ditawarkan di berbagai tempat hiburan malam dengan iming-iming dapat memberikan sensasi melayang yang berkepanjangan.
Ia menceritakan pengalaman pribadinya saat mendapatkan tawaran langsung untuk mencoba barang tersebut di suatu kelab.
Dinar dengan tegas menolak tawaran itu karena alasan menjaga kondisi fisiknya yang rutin berlatih tinju.
Namun ia merasa ngeri menyaksikan dampak langsung yang dialami oleh pengguna lain yang mencoba alat tersebut.
Ia menyaksikan seorang perempuan muda yang kehilangan kendali dan terus-menerus memotret alat itu untuk mengajak orang lain memakainya bersama.
Podgeter merupakan singkatan dari Pod Getar yang merujuk pada alat rokok elektronik dengan modifikasi berbahaya.
Cairan atau liquid di dalam alat ini diduga kuat telah dicampur dengan zat terlarang yang memiliki efek mirip narkotika.
Efek samping dari penggunaan zat campuran itu dilaporkan sangat fatal, mulai dari halusinasi berat hingga kehilangan kesadaran diri.
Banyak masyarakat yang masih bingung membedakan antara Podgeter dengan rokok elektronik legal seperti Vape atau Pod biasa.
Perangkat Pod legal umumnya memiliki desain yang lebih kecil, ramping, dan mudah dibawa kemana-mana.
Sementara perangkat Vape atau Mod memiliki ukuran lebih besar dengan desain yang terlihat lebih kompleks dan mekanikal.
Kapasitas baterai pada Pod legal biasanya berkisar antara seribu hingga seribu lima ratus mAh untuk penggunaan singkat.
Perangkat Vape memiliki kapasitas baterai yang jauh lebih besar, bahkan dapat mencapai tiga ribu mAh atau lebih.
Penggunaan liquid pada Pod legal memakai cartridge atau kapsul yang cocok untuk liquid encer seperti salt nic.
Sedangkan Vape menggunakan tangki besar yang diisi manual dan cocok untuk liquid dengan konsistensi lebih kental.
Munculnya Podgeter menjadi ancaman serius karena bentuk fisiknya yang sangat mirip dengan perangkat Pod legal.
Kemiripan ini mempersulit pengawasan dan memungkinkan alat berbahaya itu diselundupkan dengan mudah.
Dinar Candy secara khusus meminta para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anak yang beranjak dewasa.
Alat ini sangat berpotensi disalahgunakan oleh kalangan remaja dan pemuda yang sering berkunjung ke tempat hiburan malam.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah menerima tawaran mencoba rokok elektronik dari orang yang tidak dikenal.
Kewaspadaan khusus perlu ditingkatkan terutama di lingkungan tempat hiburan malam dan lokasi keramaian lainnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

