Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pendukung Jokowi Ade Armando Desak Klarifikasi Soal Tudingan Kubu Mantan Presiden Tawarkan Proyek Triliunan ke Eggi Sudjana.

Ade Armando Sebut Tawaran Proyek Triliunan Rupiah ke Eggi Sudjana Tuduhan Serius, Desak Klarifikasi

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Ade Armando mendesak klarifikasi segera terkait klaim penawaran proyek triliunan rupiah.

Ia menilai isu penyuapan bernilai fantastis jauh lebih serius dibanding perkara tudingan ijazah palsu.

Klaim tersebut menyebut adanya upaya dari kubu mantan presiden untuk menyuap Eggi Sudjana.

Tujuannya diduga agar Eggi Sudjana menghentikan proses hukum terkait dugaan ijazah palsu.

Ade Armando menyatakan bahwa tuduhan ini merupakan persoalan yang sangat serius secara hukum.

Ia mengakui belum mengetahui secara pasti apakah klaim tersebut termasuk pelanggaran pidana.

Namun jika benar terjadi, hal tersebut merupakan tindakan yang patut diselidiki secara mendalam.

Isu ijazah palsu kini dinilai menjadi soal kecil dibandingkan dengan tuduhan penyuapan triliunan.

Informasi mengenai penawaran proyek ini dinilai sebagai hal baru yang sangat krusial.

Klarifikasi mendesak diperlukan untuk memastikan apakah klaim tersebut fakta atau hoaks belaka.

Ade Armando menuntut transparansi dari semua pihak yang terkait dengan informasi ini.

Ia mendorong media massa dan organisasi masyarakat untuk memberi perhatian serius.

Joko Widodo sebagai pihak yang disebutkan dalam klaim juga diminta memberikan klarifikasi.

Pertemuan antara Eggi Sudjana dengan mantan presiden beberapa bulan lalu menjadi titik awal.

Pengacara Refly Harun sebelumnya membacakan percakapan WhatsApp yang mengungkap klaim serupa.

Percakapan tersebut menyebut Eggi Sudjana diundang oleh Joko Widodo untuk bertemu.

Dalam pertemuan itu, Eggi Sudjana diklaim ditawari perjalanan ke luar negeri dengan fasilitas istimewa.

Penawaran juga mencakup jaminan proyek senilai triliunan rupiah melalui mekanisme perbankan resmi.

Namun semua penawaran tersebut disertai syarat untuk meminta maaf kepada mantan presiden.

Klaim ini telah memicu perdebatan publik dan membutuhkan verifikasi segera.

Kebenaran dari berbagai pernyataan yang beredar perlu dibuktikan dengan transparan.

Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum ada klarifikasi resmi.

Proses hukum yang sedang berjalan harus tetap dihormati dan tidak dipengaruhi oleh narasi tertentu.

Ade Armando menekankan pentingnya kejelasan untuk menjaga kredibilitas semua pihak yang terlibat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved