Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Jokowi Absen dari Rakernas PSI, Klaim Elektabilitas 20 Persen Jika Pimpin Partai Terungkap di Solo

 

Repelita Solo - Ketua Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Cirebon Raya, Heru Subagia, membocorkan sejumlah informasi dari pertemuan dengan mantan Presiden Joko Widodo.

Dalam kunjungan rombongan alumni ke kediaman Joko Widodo di Solo, terungkap bahwa mantan presiden tersebut tidak akan menghadiri Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia.

Heru mengonfirmasi bahwa Joko Widodo secara tegas menyatakan ketidakhadirannya dalam acara partai yang akan digelar di Makassar tersebut.

Meskipun memastikan informasi tersebut, Heru menyatakan tidak menanyakan lebih lanjut alasan dibalik keputusan untuk tidak hadir.

Kabarnya ini secara langsung mematahkan berbagai spekulasi sebelumnya yang menyebutkan kehadiran mantan presiden dalam rakernas tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, pembicaraan juga menyentuh dinamika politik internal Partai Solidaritas Indonesia.

Heru mengungkapkan bahwa Joko Widodo turut membahas kontribusinya terhadap perkembangan elektabilitas partai tersebut.

Menurut penuturan Heru, mantan presiden menyebutkan bahwa elektabilitas partai akan mencapai dua puluh persen jika dirinya menjadi ketua umum.

Namun angka tersebut akan turun menjadi tujuh belas persen apabila posisinya hanya sebagai dewan pembina partai.

Pembahasan juga mengarah pada ketertarikan sejumlah elite politik dari partai lain terhadap Partai Solidaritas Indonesia.

Heru menyebutkan bahwa ada dinamika perpindahan kader lintas partai yang mulai mengarah ke partai tersebut.

Dia membocorkan bahwa di internal barisan partai terdapat tokoh-tokoh dengan latar belakang partai politik berbeda.

Salah satu yang disebutkan adalah mantan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional wilayah Jawa Barat.

Heru juga mengungkapkan bahwa orkestrasi politik partai ini turut diwarnai oleh masuknya sejumlah kader dari Partai NasDem.

Kemungkinan perpindahan serupa juga bisa terjadi dari tubuh Partai Amanat Nasional khususnya di wilayah Jawa Barat.

Pernyataan ini disampaikan dalam suasana santai dan penuh canda selama pertemuan berlangsung.

Rapat Kerja Nasional Partai Solidaritas Indonesia direncanakan akan berlangsung di Makassar selama lima hari.

Acara ini menjadi rakernas pertama setelah kongres partai yang sebelumnya digelar di Solo, Jawa Tengah.

Kota Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena dianggap strategis dari sisi transportasi dan akses wilayah.

Sampai saat ini, pihak pengurus pusat partai belum memberikan konfirmasi resmi mengenai informasi yang terungkap.

Pertemuan antara alumni dengan mantan presiden ini memang membahas berbagai topik mulai dari pendidikan hingga politik.

Heru menekankan bahwa pertemuan tersebut lebih bersifat silaturahmi antar sesama alumni universitas.

Namun dinamika politik nasional turut menjadi bahan pembicaraan mengingat posisi strategis para peserta.

Mantan presiden diketahui aktif memberikan pandangan dan masukan terhadap perkembangan politik tanah air.

Partai Solidaritas Indonesia sendiri terus berupaya memperkuat posisinya dalam peta politik nasional.

Kehadiran tokoh-tokoh berpengaruh diyakini dapat meningkatkan elektabilitas dan daya tarik partai tersebut.

Masyarakat pun terus mengamati perkembangan politik menjelang pelaksanaan pemilihan umum mendatang.

Setiap dinamika dan perubahan konfigurasi politik akan mempengaruhi peta kekuatan di tingkat nasional.

Dialog antara berbagai elemen bangsa diharapkan dapat menciptakan iklim politik yang sehat dan demokratis.

Pertemuan seperti ini juga menjadi sarana untuk menjaga komunikasi antar generasi dalam menghadapi tantangan bangsa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved