
Repelita Cirebon - Sebuah video yang diduga menampilkan kegiatan pesta sesama jenis di tempat hiburan malam wilayah Cirebon viral di media sosial.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah bergerak menyelidiki temuan video tersebut secara intensif.
Dua orang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan mendalam terkait dengan konten video yang beredar luas di masyarakat.
Kedua orang yang diamankan masing-masing berinisial I berusia 25 tahun dan Y berusia 26 tahun berdasarkan data yang diungkapkan kepolisian.
“Benar ada video viral yang menunjukkan dugaan pelanggaran kesusilaan di wilayah hukum kami,” katanya seperti dikutip Antara pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026.
Pengamanan terhadap kedua individu tersebut dilakukan untuk kepentingan pendalaman lebih lanjut atas peristiwa yang terekam dalam video.
Langkah tersebut merupakan respons kepolisian atas keresahan publik yang timbul akibat peredaran konten video tersebut.
Kepolisian juga bertujuan memastikan kepastian hukum di wilayah hukum Polres Cirebon Kota tetap terjaga dengan baik.
“Kami berkewajiban menjamin kepastian hukum dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat agar tetap kondusif,” ujarnya menegaskan.
Proses pemeriksaan dilakukan untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam peristiwa yang terekam dalam video viral tersebut.
Selain itu, polisi juga menelusuri lokasi kejadian sebenarnya di mana aktivitas dalam video tersebut diduga dilakukan.
Penyelidikan diperluas dengan menelusuri pihak lain yang diduga memiliki keterkaitan dengan kegiatan dalam video tersebut.
Kapolres menegaskan penanganan peristiwa ini dilakukan secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Masih kami dalami dan lakukan pemeriksaan. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” katanya mengenai progres investigasi.
Sebelumnya, masyarakat dibuat resah oleh beredarnya video yang diduga menampilkan aktivitas pesta sesama jenis di tempat hiburan malam.
Beredarnya konten tersebut memicu sorotan serta berbagai tanggapan dari masyarakat dan sejumlah tokoh daerah setempat.
Aparat kepolisian kemudian melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap kebenaran di balik video yang viral tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

