Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Demo Protes Mens Rea Pandji Diduga Bayaran, Netizen: Pandji Buka Lapangan Kerja Dadakan Buat Termul

 

Repelita Jakarta - Aksi unjuk rasa di depan kantor Kementerian Komunikasi dan Digital serta Komisi Penyiaran Indonesia pada Rabu 7 Januari 2026 menjadi perbincangan luas di media sosial.

Massa yang mengaku dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama menuntut penayangan Mens Rea karya Pandji Pragiwaksono di Netflix dihentikan.

Koordinator aksi Rizki Abdul Rahman menilai materi komedi tersebut tidak mencerminkan candaan sehat dan cenderung menyesatkan opini publik.

Spanduk yang dibawa berbunyi "Menyadarkan masyarakat tidak perlu merendahkan" serta "Komedi bukan tameng kezaliman".

Namun banyak netizen justru menyimpulkan aksi tersebut merupakan demonstrasi berbayar.

Aktivis buruh yang dikenal dengan akun @kafiradikalis pada 8 Januari 2026 mengklaim mengetahui beberapa koordinator demonstrasi bayaran.

"…Gw kenal bbrp korlap demo bayaran: Yg demo Pandji jumlahnya 200an orang. Budget 100jt. Per orang dibayar 100-150rb. Yg pake jaket almamater dpt 200-250rb. Mokom 3-4jt. Korlapnya masih dapet selisih banyak. Pandji beneran kasih lapangan kerjaan buat Termul… (``,)"

Beberapa komentar netizen juga menyebut aksi tersebut sebagai "pekerjaan sampingan" atau "lapangan kerja dadakan".

"cair cairrrr lumayan 50 ribu per kepala + nasi bungkus, udah 2026 masih aja pake massa bayaran" tulis pengguna Andry Tri Sunarya.

"Salah satu Hal yg membuat Indonesia ga cocok jd negara yg democracy… demonstrasi saja bisa jd pekerjaan.." komentar M Wahyudi.

"wait… beneran massa dari nu sama muhammadiyah…? udah pakai baju bebas, peralatan seadanya, ndak ada poster, pamflet maupun banner terkait ini mau demo soal apa… dan cuman jalan seliweran mondar mandir kesana sini… selain itu, apa dah lapor polisi kalau ini itu memang mau demo…?" tanya Reza Nugraha.

"Lumayan timbang nganggur school med sos di rumah/ di warung .. cairr" ujar Dufon Alhikmah.

"Cair berapa tuh kira2. Segitunya belain si cepot" komentar Fikri HQ.

Mayoritas netizen meragukan keaslian massa yang mengaku dari dua organisasi Islam terbesar di Indonesia karena minim atribut dan tidak ada laporan resmi ke polisi.

Perdebatan ini semakin memperpanjang kontroversi seputar tayangan Mens Rea yang sebelumnya juga memicu aksi protes serupa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved