
Repelita Solo - Mantan Kepala Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengunjungi kediaman pribadi Presiden ketujuh Republik Indonesia Joko Widodo di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Kamis, 8 Januari 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam penuh dalam suasana santai dan akrab.
Kedatangan Hasan Nasbi bertepatan dengan pelaksanaan rapat koordinasi wilayah Partai Solidaritas Indonesia untuk Provinsi Jawa Tengah yang digelar di sebuah hotel di kota yang sama.
Namun, Hasan Nasbi dengan tegas membantah bahwa kunjungannya memiliki hubungan dengan kegiatan partai tersebut.
"(Acara di Solo apakah ke PSI nanti) Saya belum ada undangan? Ada acara emang di PSI?. (Rakorwil), oya, tapi saya nggak bukan acara PSI. Tadi cuma ngobrol-ngobrol santai saja sama Pak Jokowi," jelasnya kepada wartawan pada hari yang sama.
"(Mau ke acara PSI?) Kayaknya mungkin nggak ikut ke acara," tambahnya.
Ditanya mengenai pilihan kemeja berwarna putih yang dikenakannya saat bertemu, Hasan menyangkal adanya kaitan dengan identitas partai tertentu.
"Biar matching sama bapak, putih-putih. Iya biar matching ya," katanya sambil tersenyum.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan hanya untuk menjalin silaturahmi dan meredakan rasa rindu setelah jarang bertemu.
"Biasalah ngobrol-ngobrol. Kebetulan saya lagi ada acara ke Solo. Izin sowan ke Pak Jokowi, alhamdulillah beliau ada waktu," ungkapnya.
Berbagai topik dibahas dalam perbincangan mereka, meskipun Hasan enggan merinci secara spesifik.
"(Ngobrol apa aja?) Weh banyak yang diobrolin. Situasi lah, kita ngobrol situasi Indonesia, harapan-harapan ke depan. Kita ya, termasuk ngobrol-ngobrol nostalgia juga ada," paparnya.
"Tukar pikiran, cerita-cerita. Ada bahas ekonomi, situasi nasional, hingga situasi dunia," lanjutnya.
Hubungan dekat antara keduanya sudah terjalin sejak lama, membuat obrolan terasa mengalir tanpa terasa waktu berlalu.
"Satu jam lebih tadi, saya nggak ngitung tadi, macam-macam lah yang dibicarakan. Saya sama Pak Jokowi sudah kama kan, sudah dari 2012. Rutin ketemu, dulu di Jakarta juga rutin ketemu," ceritanya.
"Kalau sekarang kan cukup cari waktu bisa ketemu sering-sering sama beliau," tutup Hasan Nasbi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

