Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Hasan Nasbi Sebut Kritik Pandji Pragiwaksono pada Pemerintah sebagai "Survival Mode"

Repelita Jakarta - Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memberikan komentar keras mengenai materi stand up komedi Pandji Pragiwaksono.

Komentar tersebut menyoroti pertunjukan berjudul "Mens Rea" yang menuai polemik di kalangan publik.

Dalam materi tersebut, Pandji Pragiwaksono disebut melontarkan kritik pedas disertai makian terhadap pemerintah.

Banyak pihak kemudian memberikan tanggapan beragam baik yang mendukung maupun menentang materi itu.

Hasan Nasbi menilai apa yang dilakukan Pandji merupakan bagian dari strategi bertahan hidup.

"Ini kan survival mode nya dia. Genre bertahan hidupnya dengan memaki-maki pemerintah," ucapnya.

Pernyataan itu disampaikan dalam sebuah podcast bertajuk Seruput Kopi yang membahas isu terkini.

Dia lebih lanjut menyoroti perilaku Pandji saat membahas topik Asian Value dalam acara Total Politik.

Menurutnya, tindakan yang diperagakan Pandji pada kesempatan itu dinilai tidak mencerminkan etika.

"Adik-adik saya di Total Politik itu juga kan korban mekanisme dia bertahan hidup," tambahnya.

Hasan Nasbi juga memberikan pandangan mengenai kondisi masyarakat saat ini yang dinilainya tidak baik.

Hal itu tercermin dari banyaknya minat masyarakat untuk menonton pertunjukan yang dibawakan Pandji.

"Pemerintah nggak seperti yang diomongin. Ekonomi berarti cukup baik. Sehingga ada orang mau beli tiket untuk tontonan yang tak berfaedah," terangnya.

Polemik materi stand up komedi ini telah memicu perdebatan mengenai batasan ekspresi seni.

Di satu sisi, komedi seringkali menjadi medium untuk menyampaikan kritik sosial secara satir.

Di sisi lain, terdapat pertanyaan mengenai sejauh mana kebebasan berekspresi dapat dilakukan.

Pandji Pragiwaksono dikenal sebagai komedian yang kerap menyisipkan konten politik dalam materinya.

Beberapa penampilannya sebelumnya juga pernah memicu kontroversi dan diskusi panjang.

Respons dari mantan pejabat pemerintah ini mencerminkan dinamika hubungan antara seniman dan penguasa.

Masyarakat terus mengikuti perkembangan polemik ini melalui berbagai platform media.

Dialog mengenai peran seni dalam mengkritik pemerintahan tetap menjadi topik yang relevan.

Setiap pihak diharapkan dapat menjaga kesantunan dalam menyampaikan pendapat meski berbeda pandangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved