Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Erick Thohir Bela Raffi Ahmad, Said Didu Sindir: Pemilik barang kotor selalu butuh tukang cuci.

 

Repelita Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan pembelaan terbuka terhadap Raffi Ahmad, yang namanya disebut dalam konteks isu pencucian uang.

Pembelaan ini disampaikan oleh Menpora dalam sebuah video yang direkam bersama Raffi Ahmad dan beredar di media sosial.

“Saya ketemu lagi dengan Raffi Ahmad yang digosipin pencucian uang. Giniloh, kalau ada generasi muda yang sedang membangun usahanya itu harusnya didukung, bukan digosipin yang aneh-aneh,” kata Erick Thohir dalam video tersebut.

Pernyataan ini merupakan respons dari sorotan publik yang muncul setelah Raffi Ahmad disinggung oleh komedian Pandji Pragiwaksono dalam suatu acara komedi.

Video pembelaan Menpora itu langsung memantik berbagai reaksi dan komentar dari netizen dan sejumlah publik figur di dunia maya.

Salah satu tanggapan yang paling banyak diperbincangkan datang dari mantan pejabat BUMN, Said Didu, melalui akun media sosialnya.

Dengan kalimat yang singkat dan padat, Said Didu memberikan komentar yang dianggap banyak orang sebagai sindiran tajam.

“Pemilik barang kotor selalu butuh tukang cuci,” tulis Said Didu dalam unggahannya, seperti yang dilaporkan dalam berita pada 12 Januari 2026.

Komentar tersebut segera menjadi viral dan ditafsirkan banyak pihak sebagai kritik tidak langsung terhadap konteks pembelaan yang disampaikan.

Isu yang melatarbelakangi perbincangan ini adalah perkembangan bisnis Raffi Ahmad yang sangat pesat dengan mendirikan atau memiliki puluhan perusahaan dalam waktu singkat.

Ekspansi besar-besaran ini terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir dan mencakup berbagai sektor industri.

Pertumbuhan kekayaan dan jaringan bisnisnya yang eksponensial itulah yang memicu beragam spekulasi dan pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat.




Sorotan terhadap Raffi Ahmad semakin intens setelah ia diangkat menjadi Utusan Khusus Presiden untuk bidang pembinaan generasi muda dan pekerja seni.

Pembelaan dari seorang menteri kabinet seperti Erick Thohir dalam menanggapi isu sensitif semacam ini tentu saja mengundang perhatian dan analisis lebih lanjut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved