
Repelita - Sebuah analisis mengenai pola komunikasi seorang pengguna media sosial dengan identitas tertentu telah dibagikan oleh seorang akun yang mengklaim memiliki latar belakang medis.
Analisis tersebut mengamati gejala-gejala yang dikaitkan dengan gangguan obsesif-kompulsif berdasarkan konten yang berulang kali menyasar seorang figur publik ternama.
Tulisan itu menyebutkan bahwa akun tersebut menunjukkan kecenderungan menggunakan target sebagai bahan imajinasi yang bercampur antara kekaguman terselubung, perasaan inferior, hingga menjadi objek dendam dan hinaan.
Ciri-ciri yang diidentifikasi mencakup pengulangan kata tertentu yang menunjukkan gejala kebanyakan bicara serta campuran antara obsesi, ejekan, dan prasangka berlebihan.
Analisis lebih lanjut mengungkap adanya indikasi loncatan pikiran yang cepat tanpa alur logis jelas, seperti menghubungkan beberapa topik berbeda secara tiba-tiba.
Disebutkan pula adanya asosiasi longgar dengan peralihan pembicaraan antar konsep tanpa penghubung yang rasional sehingga terkesan melompat-lompat.
Beberapa konten juga diduga mengandung ancaman terselubung yang disampaikan melalui simbol-simbol tertentu dan permainan kata.
Ejekan tersembunyi mengenai status personal juga disebut muncul di antara rangkaian kata-kata yang diulang dalam unggahan akun tersebut.
Analisis itu menyimpulkan bahwa pola yang ditampilkan mengindikasikan adanya kecenderungan spektrum gangguan kejiwaan disertai dengan keyakinan keliru, kecurigaan berlebihan, serta disfungsi dalam interaksi sosial.


Kesimpulan tersebut diklaim merupakan hasil sintesis analisis neurosains perilaku dan neuropolitika yang tertuang dalam sebuah karya tulis dengan topik studi kasus khusus.
Kekhawatiran juga disampaikan mengenai kemungkinan dampak luas jika akun tersebut ternyata dikelola oleh individu dengan pengaruh dan akses tertentu.
Analisis ini diunggah oleh akun Dokter Tifa @DokterTifa dalam sebuah postingan yang memicu berbagai tanggapan dari pengguna media sosial lainnya.
Salah satu tanggapan berasal dari akun Riyal pens @RiyalP41913 yang menyampaikan komentar mengenai keberanian seorang figur publik dalam menangani isu tertentu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

