Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Chusnul Chotimah Sebut Noel Pelaku Korupsi yang Berusaha Framing Diri sebagai Korban

 Chusnul Chotimah: Status Penting, tapi Penanganan Bencana tidak Kalah  Penting - FAJAR

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Chusnul Chotimah memberikan tanggapan tegas atas pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer yang dikenal dengan panggilan Noel. Dalam pernyataannya pada Selasa, 27 Januari, Chusnul menilai ucapan Noel yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai target penegakan hukum sebagai upaya pembingkaian diri.

Chusnul Chotimah menyebut bahwa Noel sebenarnya adalah pelaku tindak pidana korupsi yang berusaha memposisikan dirinya seolah-olah sebagai korban dari kriminalisasi hukum. Ia dengan tegas menyatakan bahwa upaya pembingkaian seperti ini mencerminkan kondisi kejiwaan yang memprihatinkan dari mantan pejabat tersebut.

Sebelumnya, Noel telah menyampaikan pernyataan kontroversial di hadapan pers usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat pada hari Senin, 26 Januari. Dalam kesempatan tersebut, ia menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berpotensi menghadapi proses hukum serupa dengan yang sedang ia jalani.

Noel mengklaim telah mendapatkan informasi penting yang mengindikasikan bahwa Menteri Keuangan akan mengalami nasib serupa dengannya dalam waktu dekat. Ia bahkan menggunakan istilah khusus dengan mengatakan bahwa Purbaya akan di-'noel'-kan, merujuk pada pengalaman hukum yang sedang ia hadapi.

Menurut keterangan Noel, modus operandi yang digunakan dalam kasusnya memiliki kemiripan dengan situasi yang dinilai sedang mengancam Menkeu Purbaya. Ia memberikan peringatan secara langsung kepada menteri tersebut agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.

Noel menjelaskan bahwa risiko semacam itu muncul ketika seseorang dianggap mengganggu kepentingan kelompok-kelompok tertentu yang memiliki agenda tersembunyi. Ia menggambarkan adanya pihak-pihak yang tidak segan menggunakan segala cara untuk melindungi kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Mantan wamenaker itu menggunakan metafora yang kuat dengan menyebut bahwa siapapun yang mengganggu pesta para bandit akan menghadapi serangan balik yang keras. Ia menyatakan keprihatinannya atas nasib Menkeu Purbaya yang dianggap dapat menjadi korban berikutnya dari permainan kekuasaan.

Saat ini Noel sedang menjalani proses hukum atas dugaan terlibat dalam kasus korupsi terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Ia didakwa menerima gratifikasi senilai lebih dari tiga miliar rupiah dalam proses penerbitan dan perpanjangan lisensi di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Selain dakuhan penerimaan gratifikasi, Noel juga menghadapi dakuhan melakukan pemerasan bersama sepuluh terdakwa lainnya dengan nilai kerugian negara mencapai lebih dari enam miliar rupiah. Kasus ini berkaitan dengan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di instansi tempatnya dahulu bertugas.

Atas perbuatannya, Noel didakwa melanggar ketentuan dalam Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah mengalami beberapa kali perubahan. Proses hukum terhadap mantan pejabat tersebut masih terus berlanjut di pengadilan yang berwenang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved