Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Buronannya Mantan Staf Khusus, Publik Pertanyakan Arah Kasus Korupsi Chromebook yang Menyeret Nadiem Makarim

KPK Beri Sinyal Nadiem Makarim jadi Tersangka Google Cloud - Nasional

Repelita Jakarta - Koordinator advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru Iman Zanatul Haeri memberikan komentar tajam mengenai perkembangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Ia menyoroti status salah satu tersangka bernama Jurist Tan yang kini menjadi buronan.

Menurutnya, keberadaan Jurist Tan seharusnya dapat membantu pembelaan bagi Nadiem Makarim.

Namun pilihan menjadi buronan justru menimbulkan pertanyaan besar.

Iman menyatakan hal tersebut pada 9 Januari 2026.

Jurist Tan pernah menjabat sebagai staf khusus bidang pemerintahan di bawah kepemimpinan Nadiem.

Posisi tersebut membuatnya dipastikan memiliki pengetahuan mendalam tentang proses pengadaan yang menjadi sorotan.

Selain itu, Jurist Tan juga memiliki rekam jejak di lingkaran dalam pemerintahan sebelumnya.

Pada periode 2015 hingga 2019, ia bertugas sebagai tenaga ahli di Kantor Staf Presiden era Joko Widodo.

Latar belakang tersebut menambah dimensi baru dalam persepsi publik terhadap jaringan kasus.

Sementara itu, Nadiem Makarim menyampaikan pesan tertulis kepada masyarakat setelah sidang yang penuh pengawalan ketat.

Pesan tersebut dibacakan oleh kuasa hukum dan menyebar luas di platform digital.

Isi pesan mempertanyakan logika dakwaan yang menyebut keuntungan pribadi melebihi omset perusahaan terkait.

Ia juga menyoroti pemilihan sistem operasi gratis yang justru menghemat anggaran negara signifikan.

Biaya manajemen perangkat dianggap penting untuk pengawasan serta pencegahan penyalahgunaan laptop di sekolah.

Audit sebelumnya dari berbagai lembaga tidak menemukan kerugian, namun tiba-tiba muncul angka baru setelah status tersangka.

Narasi awal tentang ketidakgunaan perangkat serta grup percakapan tertentu menghilang dari dakwaan resmi.

Nadiem mengajak publik untuk lebih bijaksana dalam menilai proses keadilan yang berlangsung.

Kasus ini terus menjadi perbincangan karena melibatkan isu pendidikan nasional serta tata kelola pengadaan.

Perkembangan lebih lanjut masih ditunggu dari jalur hukum yang sedang bergulir.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved