
Repelita Jakarta – Manager PR and Communications Management Development Institute of Singapore Pte Ltd (MDIS), Gabriel J Tan, menyampaikan sejumlah poin penting terkait kualifikasi pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang belakangan menjadi perbincangan publik.
Gabriel menyatakan bahwa MDIS ingin memberikan tanggapan atas berbagai pernyataan yang beredar di media sosial mengenai latar belakang akademik Gibran.
Ia menegaskan bahwa Gibran tercatat sebagai mahasiswa penuh waktu di MDIS selama periode 2007 hingga 2010.
Selama menjalani pendidikan di MDIS, Gibran telah menyelesaikan program Advanced Diploma dan kemudian melanjutkan hingga memperoleh gelar Bachelor of Science (Honours) di bidang Marketing.
Gelar tersebut dianugerahkan oleh University of Bradford, Inggris, yang saat itu menjadi mitra universitas MDIS.
Dalam siaran pers resminya, Gabriel menjelaskan bahwa MDIS merupakan salah satu institut profesional nirlaba tertua di Singapura.
MDIS berkomitmen untuk membekali para mahasiswa dengan keterampilan mutakhir yang relevan dalam menghadapi dinamika global saat ini.
Lembaga tersebut juga menawarkan pendidikan tinggi yang kokoh dalam lingkungan yang kondusif, agar para pembelajar siap menghadapi tantangan dan peluang di era ekonomi global.
Para lulusan kami dibekali dengan keterampilan yang relevan dan mencerminkan tuntutan dunia profesional yang terus berkembang. (2 Oktober 2025)
Gabriel menambahkan bahwa institusi pendidikan tinggi swasta di Singapura menyelenggarakan program pendidikan melalui kerja sama dengan mitra universitas luar negeri.
MDIS menyatakan komitmennya untuk menjaga standar tinggi dalam integritas dan ketelitian akademik.
Semua diploma dan gelar yang dianugerahkan oleh mitra universitas luar negeri kami yang bereputasi, mengikuti standar akademik yang ketat. MDIS bangga dapat memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada seluruh mahasiswa, memastikan para pembelajar memperoleh pengalaman belajar yang kokoh dan memperkaya. (2 Oktober 2025)
Menanggapi polemik yang berkembang, Presiden Joko Widodo turut memberikan komentar ringan mengenai sorotan terhadap ijazah keluarganya.
Ijazah Jokowi dimasalahkan, ijazah Gibran dimasalahkan, nanti sampai ijazah Jan Ethes dimasalahkan. (2 Oktober 2025)
Meski demikian, Jokowi memastikan bahwa Gibran akan mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
Ya, tapi apa pun, ikuti proses hukum yang ada, ya. Kita semuanya kita layani. (2 Oktober 2025)
Pernyataan resmi dari MDIS ini diharapkan dapat memberikan kejelasan atas riwayat pendidikan Gibran di tengah pro dan kontra yang berkembang di ruang publik.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

