
Repelita Jakarta –
Wakil Ketua Umum Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, menanggapi gugatan terhadap keabsahan ijazah Presiden Joko Widodo yang tengah bergulir di pengadilan.
Teddy menilai bahwa tujuan dari gugatan tersebut bukan untuk mencari kebenaran, melainkan untuk menciptakan kekacauan.
Ia menyatakan bahwa dengan adanya gugatan ijazah Jokowi ke pengadilan, hal ini malah merugikan pihak-pihak yang ingin membuat kekacauan di negara ini.
Sebelumnya, Presiden Jokowi telah memperlihatkan ijazah asli Universitas Gadjah Mada (UGM) kepada sejumlah jurnalis di rumahnya di Solo pada Rabu, 16 April 2025.
Ijazah tersebut ditandatangani oleh Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro, yang tercatat sebagai pembimbing utama skripsi Jokowi dan mantan Dekan Fakultas Kehutanan UGM.
Meskipun demikian, gugatan terhadap keabsahan ijazah Jokowi tetap dilanjutkan di pengadilan.
Teddy Gusnaidi menegaskan bahwa hal ini menunjukkan adanya upaya untuk menciptakan kekacauan, bukan mencari kebenaran.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

