Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Dinilai Rocky Gerung Mengancam Legitimasi Moral Pemimpin dan Kepercayaan Publik

 

Repelita, Jakarta - Jurnalis senior Hersubeno Arief dalam kanal YouTube Rocky Gerung menyampaikan pernyataan mengenai dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo.

Hersubeno menyatakan isu ini telah memicu perdebatan di masyarakat dan mengundang pro dan kontra.

Ia membahas pertemuan antara tiga alumni Universitas Gadjah Mada yang mewakili kepentingan publik dalam mempersoalkan masalah ini.

“Saya Hersubeno Arief, hari ini tanggal 15 April 2025, ini memang banyak sekali ditunggu-tunggu oleh publik, terutama berkaitan dengan ijazah Jokowi yang selama ini diduga palsu. 

Ini pro dan kontra. Tadi sudah berlangsung pertemuan antara tiga orang alumni UGM yang mewakili kepentingan publik, saya kira mempersoalkan ijazah Jokowi. 

Nah, orang banyak yang bertanya kepada Bung Rocky Gerung, bagaimana sikap Rocky Gerung terhadap ijazah ini,” ujar Hersubeno.

Hersubeno mengajak publik menyimak kembali penjelasan Rocky Gerung dalam persidangan kasus Bambang Tri dan Gus Nur.

Rocky menegaskan dugaan penggunaan ijazah palsu oleh Presiden Jokowi bukan hanya persoalan administratif.

Ia menilai hal ini berkaitan dengan legitimasi moral pemimpin dan prinsip demokrasi dalam negara hukum.

“Nah itu masalahnya soal administrasi. Kalau administrasi, silahkan cari file saya, kan ada yang keluarkan, mestinya ada file Anda. Kalau ijazah saya robek bagaimana coba? Jadi dalam soal ijazah tadi itu Pak Jokowi yang mau kita persoalkan: ijazah sebagai tanda beliau pernah sekolah atau tanda beliau pernah berpikir, yang mana?” ujar Rocky.

Rocky menyatakan Presiden Jokowi sebagai kepala negara harus menunjukkan contoh kejujuran kepada rakyat.

Menurutnya, ketidakjujuran dalam hal penting akan mencederai prinsip dasar demokrasi.

“Karena dia kepala negara, orang tuntut kejujuran. Kalau bukan kepala negara, silahkan berbohong, itu urusannya moral di akhirat. Tapi keadaan kita ingin agar semua pemimpin itu punya track record,” tambah Rocky.

Rocky menegaskan bahwa masalah ijazah ini menyangkut kepercayaan publik terhadap institusi kepresidenan dan pentingnya kejujuran pemimpin.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved