
Repelita Jakarta - Pengamat Kebijakan Publik, Muhammad Said Didu, menjadi sorotan publik setelah terlibat langsung dalam aksi pencabutan pagar bambu di perairan Tangerang, Banten, pada 22 Januari 2025. Ia ikut dalam rombongan TNI AL dan masyarakat yang melakukan pencabutan pagar laut tersebut. Aksi itu terekam kamera dan kemudian diunggah melalui akun media sosial X miliknya.
"Oligarki penyiksa rakyat dan perampok negara serta pejabat jongos oligarki - kalian biadab dan dzalim," tulis @msaid_didu dalam unggahannya di X.
Dalam unggahannya, Said Didu tampak mengenakan pelampung berwarna gelap dan menaiki kapal kecil bersama nelayan. Ia menceburkan diri ke laut dan berusaha mencabut pagar bambu dengan tangan kosong. Said Didu menilai bahwa mustahil pagar laut sepanjang 30,16 kilometer itu dipasang oleh nelayan, mengingat biaya dan usaha besar yang diperlukan untuk membuatnya.
Reaksi publik atas unggahan tersebut sangat mendukung. "Benar2 biadab mereka. Saya sampaikan penghormatan dan penghargaan yg setinggi-tingginya kpd pak @msaid_didu atas perjuangan yg tak kenal lelah utk memperjuangkan kawasan PIK 2," tulis @Felix_Siga.
"Berilah kekuatan dan kesehatan serta umur panjang tuk pejuang kakek said didu Ya Allah ya Rabb ya Rahman ya Karim… teruslah bersuara lantang membela rakyat tanpa rasa takut..Aamiin ya rabbal alamin," tambah @adyt_coolz.
"Masyaa Allah Puang @msaid_didu semoga sehat terus, tetap jadi obor penyemangat perlawanan terhadap mereka yang zalim pada rakyat. Barakallah," ujar @MariaAlcaff. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

