Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Wang Yi: Gencatan Senjata Satu-satunya Jalan Atasi Konflik Iran, Perang Hanya Lahirkan Kebencian Baru

 

Repelita Beijing - Menteri Luar Negeri China Wang Yi menegaskan bahwa langkah paling mendesak dalam konflik yang melibatkan Iran saat ini adalah mencapai gencatan senjata segera serta mengakhiri pertempuran secara permanen.

Pernyataan tersebut disampaikan Wang Yi saat menggelar konferensi pers tentang kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri China di Beijing pada hari Minggu.

Menurutnya perang yang berlangsung tidak hanya memperburuk kondisi keamanan di kawasan Timur Tengah melainkan juga berisiko memicu krisis yang lebih luas di tingkat global.

Posisi prinsip kami terhadap masalah Iran dapat diringkas dalam satu kalimat yaitu gencatan senjata dan penghentian perang. Seperti pepatah orang China kuno senjata adalah alat pembawa malapetaka tidak boleh digunakan tanpa pertimbangan matang kata Wang Yi.

Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026 yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta ratusan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan menggunakan drone serta rudal balistik yang menyasar wilayah Israel dan beberapa negara Teluk yang menjadi basis militer Amerika Serikat.

Eskalasi tersebut menimbulkan kekhawatiran internasional akan potensi perluasan konflik menjadi perang regional yang lebih besar.

Wang Yi menilai bahwa perang bukan solusi efektif untuk menyelesaikan perselisihan lama di kawasan tersebut.

Ia menekankan bahwa sejarah Timur Tengah telah berulang kali membuktikan bahwa kekerasan militer hanya memperdalam ketegangan dan melahirkan masalah baru.

Perang juga yang tidak membawa manfaat bagi pihak mana pun. Sejarah Timur Tengah berulang kali mengungkapkan kepada dunia bahwa kekuatan militer bukanlah cara untuk menyelesaikan masalah pertempuran senjata hanya akan menambah kebencian baru dan menumbuhkan krisis baru jelas Wang Yi.

China kembali menyerukan penghentian segera seluruh operasi militer di kawasan guna mencegah eskalasi lebih lanjut serta menghindari penyebaran konflik ke wilayah lain.

Wang Yi menyatakan bahwa penanganan masalah Iran dan isu terkait Timur Tengah harus memegang teguh lima prinsip dasar yang pertama adalah menghormati kedaulatan negara.

Kedaulatan keamanan serta keutuhan wilayah Iran dan negara-negara di kawasan Teluk harus dihormati dan tidak boleh dilanggar tegasnya.

Prinsip berikutnya adalah menolak penggunaan kekuatan berlebihan dalam penyelesaian konflik internasional karena pendekatan militer sering kali tidak memberikan solusi berkelanjutan dan justru menimbulkan korban sipil yang tidak berdosa.

Kepalan tangan yang keras tidak berarti kebenaran juga keras dunia tidak boleh kembali pada hukum rimba. Sering kali menggunakan kekuatan bukanlah bukti kekuatan diri sendiri dan rakyat tidak boleh menjadi korban tak berdosa dari perang tambah Wang Yi.

China juga menegaskan pentingnya tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain sehingga masa depan Timur Tengah harus ditentukan oleh negara-negara kawasan itu sendiri.

Urusan Timur Tengah seharusnya diputuskan sendiri oleh negara-negara di kawasan. Merancang revolusi dan melakukan pergantian rezim tidak akan mendapat dukungan rakyat ungkap Wang Yi.

Selanjutnya China menekankan penyelesaian konflik melalui jalur politik dan diplomasi dengan dialog setara sebagai cara utama mengatasi perbedaan kepentingan.

China sejak dulu berpendapat bahwa perdamaian harus dijunjung tinggi. Semua pihak harus secepat mungkin kembali ke meja perundingan menyelesaikan perbedaan melalui dialog yang setara dan berupaya mewujudkan keamanan bersama tambah Wang Yi.

Prinsip terakhir adalah tanggung jawab negara besar dalam menjaga stabilitas dunia dengan menggunakan pengaruhnya untuk mempromosikan perdamaian bukan memperburuk situasi.

China memiliki pepatah kuno lain bila kebajikan dan keadilan tidak dijalankan maka situasi menyerang dan bertahan akan berubah. Negara besar semestinya menjunjung keadilan menempuh jalan yang benar dan lebih banyak menyumbangkan energi positif bagi perdamaian dan pembangunan Timur Tengah tambah Wang Yi.

Sebagai mitra strategis berbagai negara di Timur Tengah China menyatakan kesiapan berperan aktif dalam mendorong stabilitas regional serta bekerja sama memajukan Inisiatif Keamanan Global.

Melalui pendekatan ini China berharap ketegangan di kawasan dapat segera mereda sekaligus membuka peluang bagi perdamaian dan stabilitas yang lebih tahan lama di Timur Tengah.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved