Repelita Washington - Rekam jejak komunikasi publik Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan karena berbagai klaim kontroversialnya terkait eskalasi militer di Timur Tengah.
Analisis mendalam yang dilakukan The Washington Post pada tahun 2021 menemukan bahwa Trump mengeluarkan tiga puluh ribu lima ratus tujuh puluh tiga klaim palsu atau menyesatkan selama empat tahun masa kepresidenan pertamanya.
Jumlah tersebut dihitung mulai dari pelantikannya pada 20 Januari 2017 hingga akhir jabatan pada 20 Januari 2021 dengan rata-rata hampir dua puluh satu klaim tidak akurat setiap hari.
Salah satu pernyataan yang paling sering diulang Trump adalah klaim bahwa pemerintahannya berhasil menciptakan ekonomi terbesar dalam sejarah dunia.
Frasa tersebut diucapkan setidaknya empat ratus sembilan puluh tiga kali dalam berbagai kesempatan pidato wawancara maupun unggahan media sosial.
Klaim lain yang berulang adalah tentang kebijakan pemotongan pajak yang disebutnya sebagai pemotongan terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat.
Trump mengulang pernyataan itu bahkan dalam pidato perpisahannya di Joint Base Andrews beberapa jam sebelum pelantikan Joe Biden pada Jumat 5 Februari 2026.
Ia menyatakan kami juga melakukan pemotongan pajak pemotongan pajak terbesar dan reformasi dalam sejarah negara kami sejauh ini.
Namun laporan yang dikutip The Independent menunjukkan pemotongan pajak era Trump hanya sekitar nol koma sembilan persen atau dua persen lebih kecil dibandingkan era Presiden Ronald Reagan pada 1980-an.
Trump juga berulang kali mengklaim pemerintahannya menjaga jumlah lapangan pekerjaan padahal tingkat pengangguran melonjak hingga sekitar empat belas persen pada April 2020.
Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak masa Great Depression akibat dampak pandemi.
Lonjakan klaim menyesatkan mencapai puncaknya menjelang pemilihan presiden 2020 dengan Oktober 2020 mencatat tiga ribu sembilan ratus tujuh belas klaim tidak akurat.
Bulan September mengikuti dengan dua ribu dua ratus tiga puluh sembilan klaim sementara rekor harian tertinggi terjadi pada 2 November 2020 dengan lima ratus tiga klaim salah atau menyesatkan sehari sebelum pemilu.
Catatan panjang tersebut memperkuat reputasi Trump sebagai salah satu presiden dengan jumlah pernyataan kontroversial paling banyak dalam sejarah politik modern Amerika Serikat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

