Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rudal Hantam Area Kedutaan AS di Baghdad, Asap Membumbung dari Kompleks Diplomatik

 

Repelita Baghdad - Langit di kawasan persahabatan Baghdad tiba-tiba terisi kepulan asap pada Sabtu 14 Maret 2026 setelah sejumlah video yang beredar di media sosial menampilkan asap tebal membumbung dari area kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Rekaman yang diunggah warga menampilkan asap kelabu naik dari dalam kawasan kedutaan yang terletak di Zona Hijau Baghdad area dengan pengamanan paling ketat di ibu kota Irak.

Menurut pejabat Irak rudal tersebut menghantam salah satu fasilitas di dalam kompleks tepatnya area helipad yang biasa digunakan untuk operasi penerbangan diplomatik dan militer.

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan lebih lanjut akibat kejadian tersebut yang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional setelah konflik besar antara Amerika Serikat Israel dan Iran memicu rangkaian serangan balasan di berbagai titik Timur Tengah.

Kompleks kedutaan Amerika Serikat di Baghdad selama ini dikenal sebagai salah satu fasilitas komunikasi terbesar dan paling terlindungi di dunia dengan sistem keamanan berlapis.

Letaknya berada di jantung Zona Hijau wilayah yang menampung berbagai kantor pemerintahan Irak serta perwakilan diplomat negara asing yang sangat vital.

Video yang beredar menampilkan kepulan asap tebal naik perlahan dari dalam kompleks sementara suara sirene terdengar di kejauhan menandakan keadaan darurat.

Warga di sekitar kawasan tersebut melaporkan aktivitas keamanan meningkat tak lama setelah serangan terjadi dengan personel keamanan berjaga di berbagai titik.

Hingga kini belum ada pihak yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab atas serangan rudal tersebut yang menambah ketidakpastian di kawasan.

Otoritas Irak bersama aparat keamanan setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber serangan serta potensi ancaman lanjutan.

Peristiwa ini kembali menegaskan betapa rapuhnya stabilitas kawasan di tengah konflik geopolitik yang terus membara tanpa henti.

Kedutaan besar sering kali menjadi simbol kehadiran politik dan militer suatu negara dan dalam situasi krisis simbol itu sering menjadi sasaran utama.

Serangan terhadap kedutaan AS di Baghdad ini menambah daftar panjang eskalasi konflik di Timur Tengah yang semakin meluas.

Sebelumnya Iran telah melancarkan serangan terhadap pangkalan militer AS di Kuwait dan fasilitas energi di Uni Emirat Arab.

Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak Iran juga menjadi sasaran serangan AS yang mengancam pasokan energi global.

Ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat dengan Iran menutup jalur pelayaran strategis tersebut bagi kapal-kapal yang terafiliasi AS dan Israel.

Dunia internasional menanti perkembangan selanjutnya dari konflik yang semakin kompleks dan berpotensi melibatkan lebih banyak aktor di kawasan.

Para analis memperingatkan bahwa serangan terhadap kedutaan besar dapat memicu eskalasi lebih lanjut dan memperluas medan perang.

Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi mengenai serangan terhadap fasilitas diplomatiknya di Baghdad.

Sementara itu Iran terus melancarkan serangan balasan ke berbagai target yang dianggap terkait dengan agresi AS dan Israel.

Masyarakat internasional mendesak dilakukannya gencatan senjata untuk mencegah semakin banyaknya korban sipil berjatuhan.

Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda bahwa konflik akan segera mereda dalam waktu dekat.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved