Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden dan Tokoh Senior Antisipasi Dampak Konflik AS-Iran ke Stabilitas Domestik

 Konflik Timur Tengah, Prabowo Tekankan Antisipasi Dampak Global

Repelita Jakarta - Pertemuan yang digelar Presiden Prabowo Subianto bersama para mantan presiden serta wakil presiden mantan menteri luar negeri dan ketua umum partai politik dinilai memiliki arti strategis di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Langkah tersebut tidak hanya menjadi respons terhadap dinamika geopolitik global melainkan juga upaya memperkuat konsolidasi kekuatan politik di tingkat domestik.

Pengamat politik Arifki Chaniago menilai inisiatif ini sebagai strategi manajemen risiko jangka menengah yang dilakukan presiden untuk mengantisipasi efek lanjutan dari ketegangan di Timur Tengah terhadap kondisi dalam negeri.

"Ini bukan hanya soal perang di Timur Tengah ini soal bagaimana Presiden Prabowo mengelola potensi dampak politik di dalam negeri geopolitik sering kali menjadi pemicu tekanan ekonomi dan tekanan ekonomi bisa cepat berubah menjadi tekanan politik" ujar Arifki kepada wartawan pada Rabu 4 Maret 2026.

Direktur Eksekutif Aljabar Strategic itu menambahkan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Iran memiliki kaitan erat dengan stabilitas harga energi di pasar dunia.

Apabila harga minyak melonjak tajam dan memicu inflasi maka pemerintah kemungkinan harus menerapkan kebijakan ekonomi yang berat sehingga memerlukan legitimasi yang lebih luas.

Pertemuan dengan tokoh-tokoh senior dianggap sebagai cara membangun dukungan kolektif agar kebijakan sulit nantinya dapat dipertanggungjawabkan sebagai hasil pertimbangan bersama para negarawan bukan keputusan pribadi satu orang.

Selain aspek ekonomi Arifki juga melihat pertemuan itu sebagai bentuk perlindungan politik untuk menangkal persepsi negatif terkait arah diplomasi Indonesia.

Hal ini diperlukan guna menegaskan bahwa Indonesia tidak terjebak dalam blok tertentu termasuk pengaruh dari inisiatif perdamaian yang didorong oleh Donald Trump.

"Serangan AS dan Israel terhadap Iran bisa memperuncing persepsi bahwa Indonesia berada dalam orbit tertentu dengan mengundang tokoh-tokoh senior Presiden Prabowo mengirim pesan bahwa arah kebijakan luar negeri tetap melalui pertimbangan luas bukan karena tekanan blok mana pun" katanya.

Ia menyoroti bahwa pertemuan lintas generasi ini menegaskan adanya kesinambungan dalam kebijakan luar negeri Indonesia yang tidak bergeser hanya karena pergantian kepemimpinan.

Pesan utamanya adalah bahwa garis kepentingan nasional tetap dijaga secara konsisten oleh berbagai generasi pemimpin bangsa.

Arifki menyimpulkan bahwa menjaga stabilitas dalam negeri menjadi prioritas utama di era dunia yang semakin terpecah belah sehingga pertemuan tersebut menjadi langkah preventif sebelum dampak global benar-benar mengganggu politik domestik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved