
Repelita Jakarta - Penyerang Timnas Iran Mehdi Taremi dikabarkan berniat mengakhiri karier sepakbolanya secara mendadak untuk bergabung dengan pasukan militer negaranya di tengah eskalasi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
Keputusan ekstrem tersebut muncul menyusul situasi tegang yang dihadapi Iran sehingga membuat Taremi merasa wajib berada di garis depan untuk membela tanah airnya.
Menurut laporan media Turki Haberler pemain yang kini membela Olympiacos itu siap meninggalkan klub Yunani tersebut guna bergabung dengan garda tentara Iran.
’’Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah saya berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” kata Taremi dikutip Haberler.
Sebelum benar-benar meninggalkan dunia sepak bola Taremi masih harus menyelesaikan proses negosiasi kontrak dengan Olympiacos yang saat ini masih berlangsung.
Federasi Sepak Bola Iran FFIRI justru berupaya membujuk sang pemain agar membatalkan rencana pensiun dini demi alasan keamanan pribadi dan kelanjutan kariernya.
FFIRI meminta Taremi tetap berada di Yunani dan melanjutkan karir profesionalnya tanpa ada paksaan karena keputusan akhir berada di tangan pemain itu sendiri.
Sumber dari media Iran menyebut federasi berusaha keras mempertahankan mantan penyerang Inter Milan dan FC Porto tersebut agar tetap berkontribusi di lapangan hijau.
Di musim ini bersama Olympiacos Mehdi Taremi tampil sebagai pilar utama di lini depan dengan catatan impresif di berbagai kompetisi.
Pada Liga Super Yunani ia telah menyumbang 10 gol serta tiga assist dari 16 pertandingan yang dijalani hingga saat ini.
Di pentas Liga Champions Taremi juga menorehkan dua gol dan dua assist yang menunjukkan performa terbaiknya kembali ditemukan di klub Yunani tersebut.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

