Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kapal Perang Iran Karam Ditorpedo Kapal Selam AS, Tifatul Sembiring: Jelas Melanggar Hukum Internasional

 Gabungan visual konflik Iran

Repelita Jakarta - Kapal perang Iran IRIS Dena dilaporkan karam usai dihantam torpedo kapal selam milik Amerika Serikat dan menuai kritik dari berbagai kalangan termasuk politisi senior Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring.

Mengingat aktivitas kapal Iran itu baru saja pulang menghadiri kegiatan internasional di perairan bebas demikian disampaikan Tifatul dalam unggahannya di akun @tifsembiring di X pada Selasa 10 Maret 2026.

"Kapal selam Amerika mentorpedo kapal Iran yang habis menghadiri event internasional di perairan bebas Srilanka," kata Tifatul.

Apalagi kata dia posisinya sangat jauh jika diukur dari lokasi peperangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

"Posisinya 3.900 Km jauh dari lokasi peperangan," terangnya dalam cuitan tersebut.

Menurut Tifatul hal tersebut jelas melanggar hukum internasional karena menyerang kapal yang sedang berada di perairan netral.

"Ini jelas melanggar hukum internasional menurut Trump ini sah-sah sajakah benar kata pak JK ini orang gila," pungkasnya.

Insiden berdarah di tengah laut ini tak hanya menewaskan puluhan pelaut tapi juga menyulut api kemarahan besar dari Teheran yang berpotensi menyeret konflik ke wilayah lebih luas.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi langsung bereaksi keras dengan nada geram menyebut aksi militer AS ini sebagai tindakan brutal dan pengecut.

"Amerika Serikat telah melakukan kekejaman di laut sekitar 2.000 mil dari pantai kami," kecam Araghchi dalam pernyataan resminya.

Padahal menurutnya fregat IRIS Dena saat itu tengah menjadi tamu Angkatan Laut India usai latihan gabungan di Teluk Benggala.

Kapal yang mengangkut sekitar 130 pelaut itu diserang tiba-tiba saat melintas di perairan internasional tanpa peringatan.

"Catat kata-kata saya Amerika Serikat akan sangat menyesali preseden yang telah mereka buat," tegasnya memberikan peringatan keras kepada Washington.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved