Repelita Teheran - Iran untuk pertama kalinya mengerahkan rudal balistik Khorramshahr-4 yang dikenal juga sebagai Kheibar dalam operasi militer melawan pangkalan Amerika Serikat di Qatar dan Bahrain serta target strategis di Israel pada awal Maret 2026.
Rudal tersebut ditembakkan oleh Korps Garda Revolusi Islam sebagai bagian dari gelombang serangan balasan termasuk dalam Operasi Janji Sejati 4 yang menyasar wilayah Tel Aviv dan Bandara Ben Gurion.
Khorramshahr-4 merupakan rudal balistik jarak menengah generasi terbaru dan paling maju dalam lini senjata balistik Iran yang sepenuhnya dikembangkan secara domestik.
Rudal ini dirancang dengan kemampuan destruktif tinggi serta teknologi yang memungkinkannya menembus sistem pertahanan udara canggih milik lawan.
Khorramshahr-4 memiliki jangkauan maksimal hingga dua ribu kilometer sehingga mampu mencapai seluruh wilayah Timur Tengah termasuk Israel dan instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar yang menjadi pusat operasi udara Komando Pusat Amerika serta markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain termasuk sasaran utama rudal ini.
Hulu ledak yang dapat dibawa rudal tersebut berkisar antara seribu lima ratus kilogram hingga seribu delapan ratus kilogram salah satu muatan paling besar yang dimiliki gudang senjata Iran.
Kheibar mampu mencapai kecepatan hipersonik hingga Mach enam belas saat berada di luar atmosfer dan Mach delapan ketika memasuki kembali lapisan atmosfer bumi.
Tingkat akurasi rudal ini sangat tinggi dengan Circular Error Probable hanya sekitar tiga puluh meter sehingga memungkinkan serangan presisi terhadap target bernilai tinggi.
Rudal ini menggunakan mesin Arvand berbahan bakar cair yang dapat disimpan jangka panjang sehingga waktu persiapan peluncuran dapat dipersingkat menjadi kurang dari dua belas hingga lima belas menit.
Kheibar dilengkapi sistem navigasi canggih yang tahan terhadap jamming elektronik serta kemampuan manuver hulu ledak pada fase terminal untuk menghindari intersepsi oleh sistem pertahanan musuh.
Penggunaan propelan baru memungkinkan desain tangki bahan bakar lebih kompak sehingga panjang keseluruhan rudal menjadi sekitar tiga belas meter.
Politisi Inggris George Galloway menyatakan bahwa serangan rudal Iran telah menghancurkan sejumlah area di Israel meskipun informasi sulit diakses karena sensor militer yang ketat.
Israel sedang menerima pukulan yang sangat telak tapi anda tidak mengetahuinya anda tidak tahu karena dua alasan pertama-tama siapapun yang merilis gambar atau video kerusakan di Tel Aviv langsung dihukum 5 tahun penjara katanya pada Minggu 8 Maret 2026.
Kemudian yang kedua sejumlah media massa telah menerima sensor Israel sehingga tidak bisa menyiarkan rekaman yang sekarang kota tersebut Tel Aviv tampak seperti Gaza.
Menurut informasi dari teman di Tel Aviv pertahanan udara di sana sudah tidak beroperasi lagi dan orang Iran menyerang sesuka hati dengan rudal balistik paling kuat termasuk lima puluh delapan rudal yang menghantam Tel Aviv tadi malam saja.
Jurnalis asal India Bridge Mohan yang berada di Israel saat serangan berlangsung menggambarkan bahwa bahkan bunker sedalam sekitar seratus kaki tidak selalu memberikan perlindungan memadai terhadap rudal Iran.
Ketika bunyi bom meledak di Israel dan tidak pernah terlihat bom itu datang tiba-tiba anda bisa selamat dengan peluru tembakan kanan kiri tetapi siapa yang selamat terkena rudal Iran katanya.
Ia menyebut ada laporan korban tewas di dalam bunker meskipun tempat tersebut dianggap sangat aman serta otoritas Israel membatasi akses informasi termasuk melarang pengambilan gambar jenazah dan membatasi wartawan ke rumah sakit.
Mohan menambahkan bahwa sistem peringatan dini sering gagal sehingga ledakan terdengar tanpa sirene dan laporan resmi hanya menyebut korban minim padahal banyak rumah hancur total tanpa penyintas.
Penggunaan rudal Khorramshahr-4 ini menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan serangan balistik Iran yang mampu mengatasi pertahanan udara Israel dan menimbulkan dampak besar di lapangan meskipun informasi resmi dari Tel Aviv tetap dibatasi ketat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

