Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Guntur Romli Kritik Prabowo: Telepon MBS Bukan Trump, Ini Salah Orang

 Gabungan visual Iran-Saudi

Repelita Jakarta - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Mohamad Guntur Romli melontarkan kritik tajam terhadap langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto di tengah memanasnya konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Guntur mempertanyakan mengapa kepala negara Indonesia belum juga menghubungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk meminta penghentian serangan militer ke wilayah Iran.

Mengapa Pak Prabowo kok belum telepon Trump untuk hentikan serangan ke Iran, tulis Guntur dalam cuitannya di akun X pribadinya @GunRomli pada Kamis 12 Maret 2026.

Pertanyaan tersebut dilontarkan setelah beredar luas kabar bahwa Prabowo justru melakukan komunikasi telepon dengan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman atau MBS untuk membahas eskalasi kekerasan di kawasan Timur Tengah.

Kok yang muncul beritanya Pak Prabowo Telepon-telponan dgn Pangeran Muhammad bin Salman (MBS) Arab Saudi untuk hentikan serangan, lanjut Guntur dalam cuitan yang sama.

Menurut politikus yang juga aktif sebagai pegiat media sosial tersebut, pilihan komunikasi Prabowo dinilai kurang tepat karena sasaran diplomasi seharusnya diarahkan kepada pihak yang secara aktif melancarkan operasi militer.

Ini salah orang, ujar Guntur menegaskan pandangannya mengenai ketidaktepatan sasaran dalam upaya diplomatik yang dilakukan pemerintah Indonesia.

Ia berargumen bahwa Arab Saudi sebagai negara tetangga Iran pasti menginginkan perdamaian karena eskalasi konflik justru merugikan kepentingan mereka sendiri.

Arab Saudi pasti ingin perang berhenti karena merugikan mereka, bahkan tanpa ditelpon Prabowo sekalipun mereka sudah menginginkan penghentian kekerasan, demikian analisis Guntur.

Oleh karena itu ia mendesak agar Presiden segera mengalihkan saluran komunikasinya kepada pemimpin Amerika Serikat yang menjadi aktor utama dalam serangan terhadap Iran.

Harusnya Pak Prabowo menelpon Trump sebagai pihak penyerang untuk menghentikan serangan ke Iran, tegasnya dalam rangkaian pernyataan yang diunggah di media sosial.

Guntur juga mengingatkan agar Indonesia konsisten dengan posisinya sebagai anggota Board of Peace yang mengusung nilai-nilai perdamaian dan anti kekerasan.

Ingatkan juga Board of Peace damai peace kok malah mengobarkan peperangan, demikian pesan terakhir yang disampaikan oleh kader PDIP tersebut kepada Presiden.

Kritik ini muncul di tengah upaya aktif pemerintah Indonesia yang melalui Kementerian Luar Negeri telah menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi dialog guna meredakan ketegangan.

Prabowo sendiri sebelumnya menegaskan bahwa Indonesia tidak ingin mencampuri urusan dalam negeri negara lain namun tetap berkomitmen menjaga perdamaian dunia.

Dalam pidatonya pada peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara 10 Maret 2026, ia menyampaikan bahwa Indonesia ingin menjalin hubungan baik dengan semua negara termasuk kekuatan-kekuatan besar dunia.

Kami tidak mau mencampuri urusan dalam negeri negara mana pun, ujar Prabowo saat itu menegaskan kembali prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang teguh Indonesia.

Komunikasi diplomatik dengan Pangeran MBS yang dilakukan pada Rabu 11 Maret 2026 merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk terus berkoordinasi dengan negara-negara sahabat di kawasan Timur Tengah.

Dalam pembicaraan tersebut Prabowo menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan dan memperingatkan bahwa tindakan agresif yang berlanjut akan merusak keamanan serta stabilitas regional.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi melalui pernyataan resmi di akun X @KSAMOFA mengonfirmasi bahwa kedua pemimpin membahas perkembangan eskalasi militer dan dampak seriusnya terhadap perdamaian regional dan global.

Situasi di Timur Tengah sendiri terus memanas setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara ke Iran pada 28 Februari 2026 yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan sejumlah tokoh penting lainnya.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di sejumlah negara Teluk.

Ketegangan semakin meningkat setelah pemimpin baru Iran Mojtaba Khamenei dalam pidato perdananya pada Kamis 12 Maret 2026 mengancam akan menutup Selat Hormuz dan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan tersebut.

Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sejak awal konflik telah menyerukan penghentian kekerasan dan meminta semua pihak yang bertikai untuk menahan diri.

Pemerintah juga secara khusus meminta Amerika Serikat dan Israel menghentikan serangan terhadap Iran, di sisi lain Iran juga diminta menghentikan tindakan yang menargetkan negara-negara tetangganya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved